Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

FSAM: Pemerintah Harus Lindungi Dakwah dari Penghambatan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 4 September 2018 10:48 10:48 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 4 September 2018 10:48
Bagikan
Tabligh Akbar "Persatuan Umat untuk Indonesia" di halaman gedung AQL, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (03/02/2018) malam. Para tokoh dan pembicara bergandengan tangan. Dari kiri ke kanan; Habib Ali Baagil, Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ustadz Zaitun Rasmin, Ustadz Bachtiar Nasir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ustadz Abdul Somad, dan Ustadz Abdullah Hadrami.
Bagikan

Hidayatullah.com– Menyikapi kasus persekusi, intimidasi, ancaman, teror, dan upaya pembatalan terhadap dakwah Ustadz Abdul Somad (UAS) yang marak terjadi, Forum Silaturrahim Alumni Mesir (FSAM) meminta pemerintah selalu melindungi kegiatan dakwah Islam.

FSAM menjelaskan, kegiatan dakwah di bumi Indonesia sudah berjalan ribuan tahun sejak abad 8 M hingga berdiri kesultanan Islam di Nusantara jauh sebelum Indonesia merdeka, hingga kini.

Baca: UAS Dipersekusi, Alumni Mesir Minta Aparat Tegakkan Hukum

Dalam masyarakat Indonesia, dakwah dipahami pada fungsinya sebagai pengawal tegaknya al amr bi al-ma‘ruf wa an nahy an al-munkar dalam makna yang luas.

Dakwah di Indonesia telah berjalan dengan cara melembaga ataupun dalam bentuk kegiatan individu pendakwah. Kegiatan itu telah hidup dan berkembang secara harmonis dari waktu ke waktu.

OIAA: UAS Terbukti Kukuhkan Nilai-nilai Kebangsaan dan Keislaman

“Maka, kegiatan dakwah di Indonesia harus selalu diberikan perlindungan oleh Pemerintah agar tidak terjadi penghambatan di wilayah NKRI,” ujar Ketua Umum FSAM KH Dede Muharram dalam pernyataan sikapnya di Jakarta, Selasa (04/09/2018) diterima hidayatullah.com.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

FSAM menilai, UAS adalah salah seorang dai yang sangat fenomenal. UAS adalah salah satu aset umat Islam sekaligus putra terbaik yang dimiliki Indonesia.

Baca: UAS Diancam, MUI: Negara Harus Turun Tangan

Keluasan ilmu, kecerdasan analisa, dan kemampuan retorikanya menjadi daya tarik tersendiri sehingga dakwahnya amat disukai banyak kalangan masyarakat tanah air, bahkan juga mancanegara.

“Isi dakwah dan ceramahnya pun sangat bersesuaian dengan Aswaja, pemahaman Islam mayoritas di negeri ini.

Baca: Aswaja Malang Sayangkan Pengusik Ketenangan Dakwah UAS

Hampir semua kalangan, mulai dari NU, Muhammadiyah, hingga organisasi non-agama menerima UAS dengan antusias.

Ceramahnya juga kerap terkait dengan kebangsaan dan cinta NKRI. Hal ini dibuktikan dengan banyak lembaga tinggi negara, TNI, dan Polri yang ikut mengundang dan menikmati isi ceramah UAS.

Wilayah dakwahnya memanjang dari perkotaan, pedesaan bahkan sampai ke wilayah pedalaman yang sulit ditempuh pendakwah biasa,” ungkapnya.

Baca: Pengajian UAS di Semarang Dihadiri Ratusan Ribu Jamaah

UAS adalah salah satu dari (bakal) calon wakil presiden hasil rekomendasi Ijtima Ulama di Jakarta bulan Juli 2018. Namun dengan segala kerendahan hatinya UAS menolak halus permintaan masyarakat Muslim Indonesia melalui Ijtima tersebut. Bahkan UAS minta kepada jamaah agar didoakan ‘tetap menjadi ustadz sampai mati’.

“Artinya, UAS adalah pencinta dakwah sejati dari sedikit yang dimiliki bangsa ini,” ujar Dede.

Namun demikian, lanjutnya, UAS tetap tak lepas dari fitnah dan tuduhan-tuduhan yang tak berdasar.

Baca: UAS Menerima Banyak Ancaman dan Intimidasi di Jateng

“Ketegasannya dalam menyampaikan dakwah dimaknai oleh segelintir orang dengan label ‘anti kebinekaan’ dan ‘anti NKRI’.

Semua ini cenderung fitnah dan mengada-ada, serta tidak boleh dibiarkan terjadi dalam kegiatan dakwah karena bisa membuat gaduh dan merusak harmonisasi perkembangan dakwah ke depan.

Hal ini harus diwaspadai karena dapat menyebabkan hilangnya rasa aman seorang pendakwah,” ujarnya.*

Baca: UAS Diteror dan Diancam, Batal Dakwah di Malang

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Alumni Mesirdakwahdakwah di Indonesiadakwah UASDede MuharramForum Silaturrahim Alumni MesirFSAMpemerintahsafari dakwah UASterorUASUAS diterorUstadz Abdul Somad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KAHMI Desak Pemerintah Cabut Pembatasan Adzan
Tulisan selanjutnya PKS Minta Pemerintah dan MUI Ungkap Pengintimidasi UAS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?