Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ansor Minta UAS Dimonitor karena Krunya Pakai Simbol Tauhid

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 5 September 2018 14:32 2:32 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 5 September 2018 14:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Gerakan Pemuda (GP) Ansor dituding mengadang dakwah Ustadz Abdul Somad (UAS) di Jawa Tengah baru-baru ini. Ansor mengakui bahwa mereka meminta agar roadshow UAS dimonitor, dengan alasan ada kru UAS yang memakai simbol lafal “La ilaha illallah, Muhammadur Rasulullah” yang diketahui merupakan kalimat tauhid dalam Islam.

Pada 21 Agustus 2018 lalu, Ansor diketahui melayangkan surat pernyataan sikap tentang rencana kedatangan UAS ke Pondok Pesantren Al-Husna Mayong, Jepara, Jawa Tengah.

Menurut surat itu, kedatangan UAS hanya dijadikan domplengan oleh ormas yang telah dibubarkan, yaitu eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Oleh karena itu, GP Ansor meminta Polri secara tegas dan ekstra memonitor roadshow UAS dan mencegah terjadinya konsolidasi eks HTI.

Baca: PKS Minta Pemerintah dan MUI Ungkap Pengintimidasi UAS

Ketua PP GP Ansor Korwil Jateng dan DIY Mujiborrahman mengatakan, sebenarnya GP Ansor melakukan hal itu bukan saat itu atau bukan karena UAS.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tapi ini dilakukan sudah dari periode ke periode, kaderisasi itu selalu menyampaikan pesan bahwa kita wajib menjaga Nahdlatul Ulama, menjaga Kiai NU, menjaga NKRI. Itu kaderisasi,” ujarnya dalam dialog bertema “Ustadz Somad Diintimidasi?” di Studio Viva One, Jakarta, pada program acara Kabar Petang yang berdasarkan jadwal resminya dimulai pukul 17.00 WIB, Selasa (04/09/2018).

“Nah, dalam konteks Jepara itu, dikhawatirkan melihat indikasi-indikasi yang muncul dalam setiap roadshow-nya Ustadz Abdul Somad itu ada kelompok Hizbut Tahrir yang masuk ke dalamnya,” sebut Mujiborrahman.

Baca: Anggota Banser yang Sulut Kemarahan Berakhir Minta Maaf

Apa indikasi yang paling kuat atas tudingannya?

Ditanya begitu, Mujiborrahman menjawab, “Eeee… dari sisi atribut yang dipakai oleh krunya. Jadi sebelum datang itu biasanya, kan, ada krunya yang menyiapkan. Itu dari sisi atributnya sudah menggunakan atribut-atribut Hizbut Tahrir.”

“Ada beberapa orang,” sebutnya.

“(Atributnya itu) ada bendera ‘La ilaha illallah, Muhammadur Rasulullah’, misalnya, di topinya, di bajunya. Nah itu yang sebenarnya kita tidak kehendaki. Soalnya gini. Tidak harus UAS, siapapun orangnya. Jadi jangan kemudian UAS itu merasa dipersekusi oleh Ansor, itu jangan, enggak, sama sekali,” ungkapnya.

Baca: OIAA: UAS Terbukti Kukuhkan Nilai-nilai Kebangsaan dan Keislaman

Ia menyebut, siapapun yang melakukan rongrongan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka Ansor akan melawannya.

“Bukan orangnya, bukan UAS-nya, tetapi siapa yang melakukan perongrongan terhadap NKRI itu, maka itu akan dilawan oleh Ansor, siapapun orangnya, bukan hanya UAS,” sebutnya.

Bagaimana memastikan bahwa atribut yang disebut digunakan kru UAS itu benar-benar HTI karena bisa jadi sama atau mirip?

Mujiborrahman tak menjawab secara detail, tapi mengatakan, “Kalau itu enggak usah diperdebatkan itu,” karena menurutnya, “Sudah fix. Tapi pada intinya begini. Jadi kekhawatiran Gerakan Pemuda Ansor tentu berdasarkan indikasi-indikasi yang sudah fix, sudah jelas.”

Baca: UAS dan Peran Negara Hadapi Ormas Radikal

Mujiborrahman lantas membantah jika Ansor melakukan pengadangan terhadap UAS dan dakwahnya.

“Tidak mungkin Ansor itu melarang dakwah. Itu ini yang menjadi sorotan. Tidak mungkin Ansor itu melarang dakwah, siapapun orangnya. UAS atau siapapun namanya. Terkait dengan dakwah tidak mungkin.”

“Kalau kaitannya sama dakwah, kaitannya sama organisasi, kaitannya sama personal itu kita tidak melakukan apa-apa. Tidak demo tidak apa. Tapi kalau sudah berkaitan dengan konstitusi kita, negara kita, itu Ansor Banser pasti berada di garda depan,” sebut Mujiborrahman.

Ia juga membantah jika Ansor melakukan pengadangan terhadap UAS di jalan.

Baca: UAS Menerima Banyak Ancaman dan Intimidasi di Jateng

Baru-baru ini UAS mengungkapkan kepada publik ia dan timnya mengalami intimidasi, ancaman, dan upaya pembatalan terhadap dakwahnya di berbagai daerah di Jawa Tengah, termasuk Jepara.

Hingga saat ini UAS belum mengungkapkan seperti apa perlakuan yang ia alami dan siapa pelakunya. Sejumlah pihak meminta UAS melaporkan kasus tersebut ke kepolisian.

Sementara sejumlah staf UAS saya dikonfirmasi hidayatullah.com soal tudingan GP Ansor itu belum memberikan responsnya hingga berita ini dinaikkan. Nomor telepon staf tersebut belum bisa dihubungi.*

Baca: UAS Diteror dan Diancam, Batal Dakwah di Malang

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AnsorAnsor JatengBanserdakwahdakwah UASeks HTIGP ansorHizbut TahrirHizbut Tahrir IndonesiaHTIJeparakalimat TauhidNUPKSsafari dakwah UAStauhidterorUASUAS diterorUstadz Abdul Somad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Palestina Larang Rakyat Menerima Kompensasi ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Ketua LDPBNU: UAS Kiai Moderat, Toleran, Pro Pancasila

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?