Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hasil Pengawasan KPAI Sekolah Darurat di Palu dan Donggala

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2018 12:35 12:35 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 22 Oktober 2018 12:35
Bagikan
Bangunan pendidikan rusak di kompleks Pondok Pesantren Hidayatullah di Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, pasca dihantam gempa dan tsunami, Jumat (28/09/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Seminggu menjelang berakhirnya tanggap darurat bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan pengawasan sekolah-sekolah darurat untuk memastikan pemenuhan hak pendidikan anak-anak terdampak gempa dan tsunami.

Pengawasan dilaksanakan pada tanggal 20-22 Oktober 2018 oleh Retno Listyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan. Pengawasan tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga di dua lokasi pengungsian yang memiliki tenda sekolah darurat untuk kepentingan psiko sosial terhadap anak-anak pengungsi.

Pada hari tiba di Palu, Sabtu (20/10/2018), KPAI mengunjungi posko pendidikan yang terletak di halaman LPMP Sulawesi Tengah. Setiba di posko pendidikan, KPAI langsung menghadiri rapat koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Kadisdik kota Palu, Kadisdik kabupaten Donggala, Kadisdik kabupaten Sigi, KPPPA KERLIP, dan UNICEF.

Baca: Kerugian-Kerusakan Bencana Sulteng Rp 13,82 Triliun, Bisa Bertambah

Retno mengatakan, agenda rapat koordinasi itu membahas tentang distribusi 246 tenda kelas darurat dan 80% tenda sudah berdiri dengan bantuan relawan.

Katanya pihak sekolah juga sempat dilatih mendirikan tenda kelas darurat di posko pendidikan. Pelatihan bertujuan untuk mempersiapkan pihak sekolah nantinya dapat memasang dan membongkar tenda sesuai situasi dan kondisi, mengingat kebutuhan tenda kelas darurat sekolah di bawah Kemdikbud mencapai 1.560 tenda, sementara yang tersedia hingga tanggal 22 Oktober 2018 baru 246 tenda.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sedangkan sekolah-sekolah di bawah kewenangan Kemenag mulai dari tingkat RA, MI, MTs, dan MA yang terdampak bencana gempa dan tsunami mencapai 326 sekolah, dengan kerusakan sekolah mencapai 446 kelas. “Hingga 21/10/2018 masih kekurangan tenda sebanyak 308 tenda kelas darurat,” sebut Retno kepada hidayatullah.com, Senin (22/10/2018) dalam siaran persnya.

Namun, katanya, tenda-tenda yang sudah komitmen diperoleh oleh madrasah-madrasah terdampak tersebut hingga hari pengawasan belum satupun diterima madrasah. Baru ada 5 tenda kelas darurat yang diperoleh madrasah, itu pun merupakan bagian jatah sumbangan tenda yang diterima Kemdikbud.

Baca: 2.113 Orang Meninggal, Pengungsi Sulteng Butuh Bantuan Mendesak

KPAI memperoleh informasi bahwa pembelajaran di sekolah dan madrasah di Palu, Donggala, dan Parigi Moutong belum berjalan normal karena masih banyak siswa yang belum masuk sekolah.

“Misalnya SMKN 1 Sigi yang mengalami kerusakan mencapai 95 persen, jumlah siswa yang sudah masuk sekolah 161 dari total 860 siswa,” ungkapnya.

Sampai hari ini katanya sekolah belum bisa mendata siswa yang selamat/tidak, seperti salah satu SLB Negeri di Palu yang memiliki 100 siswa berkebutuhan khusus, sampai Ahad (21/10/2018) baru bisa memastikan 5 siswanya selamat.

Baca: 1.185 Sekolah Rusak di Sulteng, Dibutuhkan Ribuan Tenda Kelas Darurat

Menurutnya, sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan ringan dan sedang akibat gempa dan tsunami, telah memulai pembelajaran dengan psiko sosial.

Menurutnya, KPAI pada Ahad (21/10/2018) sudah pengawasan ke Petobo dan lokasi pengungsian di Masjid Raya Darussalam, Palu.

Agenda Senin (22/10/2018) ini KPAI didampingi Kepala Dinas PPPA Donggala dan Ketua Umum KERLIP melakukan pengawasan ke sejumlah sekolah darurat dan satu lokasi pengungsian di kabupaten Donggala.*

Berita gempa dan tsunami Palu bekerjasama dengan Dompet Dakwah Media

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BNPBgempa Palugempa SultengkpaiPendidikanRetno Listyartisekolahsekolah darurattsunami Palutsunami Sulteng
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja dan Putera Mahkota Saudi Belasungkawa pada Putra Khashoggi
Tulisan selanjutnya Ini Klarifikasi Banser Soal Pembakaran “Bendera Tauhid” di Garut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?