Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

“Move On”, Ketika Musisi, Atlet, dan Geng Motor Hijrah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 November 2018 20:54 8:54 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 November 2018 16:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tidak bisa dipungkiri, selain terkenal dengan kreativitas anak mudanya, musik, pakaian dan mode, Kota Bandung juga terkenal dengan gangster dan klub motornya yang kerap membuat keributan di jalanan.

Tak jarang juga di antara gangster di Kota Kembang tersebut terjadi perkelahian higga menimbulkan korban. Permusuhan antar gangster seperti sudah mendarah daging yang benang kusutnya sulit diurai.

Sebut misalnya yag terjadi pada geng motor yang cukup terkenal dan besar di Kota Bandung: XTC, GBR, Brigez dan Moonraker. Entah bagaimana awalnya, keempat geng motor tersebut saling bermusuhan satu dengan yang lainnya.

Namun, saat ini semuanya telah berubah. Keempat pimpinan geng tersebut telah mendeklarasikan perdamaian, bahkan mereka dan banyak anggotanya telah melakukan transformasi hidup.

Transformasi hidup yang mereka lakukan bukanlah mengubah hobi sehingga meninggalkan dunia motor dan jalanan. Justru perubahan mereka terjadi dalam masalah cara pandang dan gaya hidup.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Mereka Menunggu Dai yang ‘Membumi’

Ya, mereka telah berhijrah. Kehidupan mereka yang awalnya jauh dari nilai-nilai positif, kini justru lebih dekat Islam dan selalu melakuan berbagai aksi kebaikan.

Istilah “Dulu di jalanan, sekarang di pengajian, dulu tawuran sekarang kajian, dulu malak sekarang infaq, dulu ekstasi sekarang prestasi, dulu narkoba sekarang bekarya, dulu di penjara sekarang di musholla, dulu perusak sekarang penggerak” pun menjadi ciri khas dari kisah hijrah mereka.

Hal itulah yang membuat seorang penulis dan juga anggota Jurnalis Islam Bersatu (JITU), Hilman Indrawan tertarik menulis buku berjudul Move On yang mengangkat kisah-kisah hijrah anak-anak gangster Bandung.

Bukah hanya itu, dalam bukunya, juga Hilman menulis kisah hijrah mereka yang berlatar belakang musisi dan atlet. Setidaknya, ada 20 kisah dia abadikan di dalam buku tersebut.

“Digambarkan dari kisah ini, berkisah dulu dan sekarang, makanya ada kata
Move On yang artinya mereka harus move on dari masa lalu,” ungkap Hilman kepada INA News Agency (INA)—kantor berita yang diinisiasi Jurnalis Islam Bersatu, Sabtu (10/11/2018).

Baca: Terbentuknya Komunitas Sahabat Hijrah Jambi

Buku Move On ditulis, menurut Hilman, juga karena dia merasa resah atas sikap anak-anak sekolah yang menjadi anggota geng motor namun tidak mengikuti jejak para seniornya yang telah berhijrah.

Bahkan, kata Hilman, masih banyak dari kalangan remaja yang belum tahu bahwa para senior mereka di geng motor atau di dunia gangster telah berhijrah dan meninggalkan dunia gelap.

Oleh karenanya, kata Hilman, kerusuhan dan tawuran masih kerap dibuat di Bandung oleh para anggota geng motor yang para seniornya sendiri telah berhijrah, meskipun skalanya tidak sebegitu besar seperti dulu.

“Mereka gak tahu para seniornya telah berubah, bahwa group motor ini sudah membaik, maka saya ingin mempublikasikan kepada banyak orang, nih Brigez sudah berubah,” terang Hilman.

Baca: Hijrah Meninggalkan Nilai Jahiliyah

Hilman menuturkan bahwa fenomena dan gerakan hijrah di kalangan anak muda kota Bandung sangat penting dipublikasikan. Apalagi gerakan hirah di kota Bandung telah mengubah geng jalanan menjadi komunitas dakwah.

“Maka ketika saya ketemu dengan temen-temen geng motor yang sudah bertranformasi, mereka telah melakukan kebaikan, kebermanfaatan bagi masyarakat, maka saya tugasnya sebagai penulis, berjihad melalui tulisan. Saya hanya mempublikasikan kebaikan itu,” tutur Hilman.

Gerakan Hijrah juga, ungkap Hilman, telah membuat kondusif kota Bandung. Bandung yang sebelumnya menjadi kota tidak aman dan menakutkan, saat ini menjadi lebih kondusif.

“Ketika muncul gerakan hijrah, maka Bandung menjadi berubah drastis. Bandung yang dulunya ditakuti karena terkenal dengan geng motornya yang beringas, dengan pembegalan, tawuran, dan lain sebagainya,” ungkap Hilman.

Di Pameran Buku Juara Braga Bandung pada Jumat (09/11/2018) itu juga telah diumumkan rencana peluncuran buku tersebut pada Desember 2018 mendatang.* Nizar/INA

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bandungbukugeng motorgengsterhijrahJITUkisah hijrahMove On
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pertemuan Afghanistan dan Taliban di Moskow Berakhir
Tulisan selanjutnya Menteri Kesehatan Jerman: Tak Punya Anak Harusnya Bayar Pajak Lebih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?