Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kader Parpol Jadi Penegak Hukum dinilai Sangat Mengkhawatirkan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 18 Januari 2019 10:56 10:56 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 18 Januari 2019 10:56
Bagikan
Paslon capres 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam debat Pilpres 2019 perdana di Jakarta, Kamis (17/01/2019) malam.
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Joko Widodo yang juga capres petahana tidak mempermasalahkan kader partai politik diangkat menempati jabatan termasuk sebagai penegak hukum.

Menurut anggapan Jokowi, persoalannya bukan kader parpol atau bukan, melainkan kepemimpinannya.

Anggapan Jokowi itu disampaikan dalam debat Pilpres 2019 gelaran KPU di Hotel Bidakara, Jakarta, semalam, Kamis, setelah kebijakan Jokowi mengangkat kader parpol sebagai pejabat dipertanyakan oleh capres Prabowo Subianto.

Bagaimana tanggapan Pak Jokowi kalau jabatan penting diserahkan kepada kader yang aktif dari partai politik? Demikian tanya Prabowo saat itu.

Baca: Fahri Hamzah Kritis Keras KPU soal Debat Pilpres Perdana

“Banyak kok aparat hukum yang berasal dari partai yang dalam memimpin sangat baik dan legendaris. Pak Baharuddin Lopa dari PPP memimpin kejaksaan dengan baik, kenapa harus dibedakan,” jawab Jokowi dalam debat yang disiarkan langsung sejumlah TV swasta nasional itu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Terkait debat itu, Mardani Ali Sera, Wakil Ketua Pemenangan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, memuji performa pada debat pertama pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024.

Ia menganggap Prabowo unggul 3-0.

“Alhamdulillah debat pertama sudah kita lewati dan kita sudah cukup puas dengan hasilnya. penilaian saya Prabowo-Sandi sementara unggul dengan skor 3-0,” kata Mardani, dalam rilisnya kepada hidayatullah.com, Jumat (18/01/2019).

Politisi PKS ini mengangap Prabowo-Sandi memiliki gagasan yang lebih kongkret menyelesaikan isu Hukum, HAM, dan terorisme.

Baca: Catatan dari Debat Pilpres soal Hukum

“Pak Prabowo dan Bang Sandi menjanjikan akan menjadikan hukum sebagai panglima dan harus berkeadilan, sedangkan jawaban pasangan nomor 01 yang menganggap institusi penegak hukum ditempati oleh kader partai politik tidak masalah padahal justru sangat mengkhawatirkan karena bisa terjadi intervensi politik dalam putusan hukum,” ujarnya.

Selain itu, menurut Mardani, 4 tahun lebih kepemimpinan Presiden Jokowi semangat pemberantasan korupsi belum terlihat jelas. Terbukti katanya masih banyak pejabat pusat yang tertangkap korupsi dan berbagai kepala daerah lebih miris lagi sampai ada korupsi dana bencana.

Dalam penegakan HAM juga, menurutnya masih lemah selama 4 tahun lebih ini. Kriminalisasi ulama, persekusi, misalnya, kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, TKI di luar yang masih terkena hukuman mati, dan sebaginya.

Baca: #PrabowoSandiMenangDebat Trending Topic

Terkait terorisme, menurut Mardani, petahana juga seharusnya menjelaskan harus ada visi penanganan terorisme di Indonesia. Terlebih dari sisi preventif, dengan meningkatkan ekonomi masyarakat di Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sehingga tidak ada lagi orang yang melakukan tindakan tindakan terorisme,” katanya.

Terakhir, menurut Legislator asal Dapil Jakarta Timur ini, menilai komitmen Nawacita selama 4 tahun lebih kepemimpinan Jokowi-JK, masih banyak PR dan belum ada terobosan di bidang hukum, HAM, dan Terorisme.

“Menurut saya setelah menonton debat kandidat ini, pasangan nomor urut 01 belum memiliki grand desain gambaran 5 tahun kedepannya,” pungkasnya.

Baca: Prabowo-Sandi Sindir Hukum Jangan Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir, mengklaim capres-cawapres jagoannya berhasil menunjukkan kemampuannya sebagai imam yang baik dalam debat perdana semalam.

“Paslon kami saya rasa bisa menebarkan semangat optimisme yang selama ini beliau bersama cawapres kita (tunjukkan). Beliau pemimpin yang baik, imam yang baik, dan selalu memberikan solusi yang baik untuk rakyat kita,” kata Erick dalam jumpa pers usai debat di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/01/2019), kutip Cnnindonesia.com, Jumat (18/01/2019).*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:debat pilpresJoko widodoJoko Widodo-Ma'ruf AminJokowi-Ma'rufMardani Ali SeraParpolPilpres 2019Prabowo SubiantoPrabowo Subianto-Sandiaga UnoPrabowo-Sandiaga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memperkosa dan Membunuh, Guru Spiritual di India Dibui Seumur Hidup
Tulisan selanjutnya masjid muhammadiyah Pemuda Muhammadiyah Minta DPR Utamakan 8 RUU ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?