Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Memperkosa dan Membunuh, Guru Spiritual di India Dibui Seumur Hidup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Januari 2019 09:08 9:08 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Januari 2019 09:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang guru spriritual di India divonis penjara seumur hidup karena membunuh seorang jurnalis yang mengungkap kejahatan seksual atas para wanita di sektenya.

Gurmeet Ram Rahim Singh, pimpinan sekte Dera Sacha Sauda berusia 51 tahun, sedang menjalani masa hukuman 20 tahun penjara atas pemerkosaan yang dilakukannya terhadap 2 wanita pengikutnya.

Ram Chander Chhatrapati dibunuh setelah mengungkap kasus-kasus kriminal yang terjadi di markas besar Dera di kota Sirsa.

Guru spiritual yang menyucikan dirinya sendiri itu tampilkan di persidangan di Panchkula, negara bagian Haryana, melalui tautan video dari selnya.

Tiga orang pria pengikut setianya, Kuldeep Singh, Nirmal Singh dan Khrishan Lal juga dihukum penjara seumur hidup, lapor BBC Kamis (17/1/2019).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengadilan, yang memutuskan keempat orang itu bersalah pekan lalu, juga menjatuhkan hukuman denda 50.000 rupe (sekitar 9,9 juta rupiah) terhadap masing-masing terdakwa.

Ram Rahim Singh sejak lama menampilkan dirinya sebagai guru spiritual, mendorong para pengikutnya di seluruh dunia untuk bersumpah tidak melakukan hubungan seks dan menjalani hidup selibat.

Namun, citra spiritual nan suci yang ditampilkannya mulai tercoreng ketika pada tahun 2002 Chhatrapati mempublikasikan sebuah surat di koran berbahasa Hindi yang dipimpinnya, Poora Sach (Kebenaran Seutuhnya).

Ditulis oleh seorang pengikut Ram Rahim Singh yang tidak diungkap namanya, surat itu membeberkan kejahatan seksual yang merebak di lingkungan sekte tersebut.

Anshul Chhatrapati, putra mendiang Ram Chander Chhatrapati, mengatakan kepada The Print 2007 bahwa para kolega memperingatkan ayahnya ketika itu agar berhati-hati, karena “seseorang akan menembakmu suatu hari.”

Menjawab peringatan itu dia konon berkata, “Seorang jurnalis sejati menghadapi lontaran peluru, bukan sepatu.”

Lima hari setelah dia mempublikasikan surat tersebut, pada 24 Oktober 2002, para pengikut Dera Sacha Sauda menembak Ram Chander Chhatrapati di depan rumahnya.

Ketika dia meninggal dunia, kurang dari satu bulan kemudian, surat yang dipublikasikannya sudah meluas dan mendorong aparat hukum menyelidiki kasus-kasus di lingkungan sekte itu.

Anshul, yang berusia 21 tahun ketika ayahnya wafat, mengambil alih pengelolaan koran Poora Sach, dan mendorong agar Ram Rahim Singh diseret ke pengadilan atas pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukannya.

“Ayah saya mengorbankan nyawanya demi mengungkap kebenaran,” kata Anshul dalam wawancara tahun 2017. “Saya tidak akan membiarkan pengorbanannya sia-sia.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fahri Hamzah Kritik Keras KPU soal Debat Pilpres Perdana
Tulisan selanjutnya Kader Parpol Jadi Penegak Hukum dinilai Sangat Mengkhawatirkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?