Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Takmir Masjid Agung Semarang Bantah Larang Prabowo Shalat Jumat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Februari 2019 23:01 11:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Februari 2019 23:01
Bagikan
Masjid Agung Semarang.
Bagikan

Hidayatullah.com– Takmir Masjid Agung Semarang, KH Hanief Ismail, membantah kabar yang menyatakan bahwa dirinya melarang atau menolak calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, menjalankan ibadah shalat Jumat di Masjid Agung Semarang atau yang biasa disebut Masjid Kauman.

Semula beredar pernyataan sikap pengurus Masjid Kauman yang menolak kedatangan Prabowo untuk shalat Jumat di masjid tersebut. Hanief membenarkan informasi itu. Meski demikian, ia membantah jika itu diartikan sebagai penolakan, melainkan lebih tepatnya keberatan atau kurang berkenan.

“Bukan shalat Jumatnya yang kita larang. Tapi, kita khawatir shalat Jumat di Masjid Kauman dipolitisasi,” ujar Hanief kutip Semarangpos.com, Kamis (14/02/2019).

Hanief menuturkan, sebelumya pihak DPC Gerindra Kota Semarang telah menemui pengurus Masjid Kauman terkait rencana kedatangan Prabowo untuk menjalankan ibadah shalat Jumat.

Semula, pihaknya pun tidak keberatan. Namun, keputusan itu berubah seketika setelah mengetahui adanya selebaran maupun spanduk yang tersebar di berbagai sudut Kota Semarang yang menyatakan berisi ajakan agar massa pendukung Prabowo ikut menjalankan shalat Jumat di Masjid Kauman.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Itu yang kita tidak mau. Kami khawatir masjid dijadikan tempat untuk kampanye. Kalau mau shalat Jumat silakan, toh itu kewajiban sebagai umat Islam,” imbuh Hanief.

Hanief menyebutkan selama ini Masjid Kauman memang kerap digunakan para politikus menjalankan ibadah shalat Jumat. Pada Pilgub 2018 lalu, dua kandidat yang bersaing, baik Ganjar Pranowo maupun Sudirman Said juga menggelar shalat Jumat di Masjid Kauman.

“Bahkan pada pilpres sebelumnya Pak Hatta Rajasa juga shalat Jumat di Masjid Kauman. Tapi enggak seperti ini. Malah terkesan menjadikan masjid sebagai tempat pencitraan. Kalau mau shalat, silakan shalat saja enggak usah menyebar selebaran seperti itu,” beber pria yang juga menjabat sebagai Rais Syuriah PC Nahdlatul Ulama (NU) Kota Semarang.

Hanief juga menyatakan telah mengirim sikap keberatan tersebut secara tertulis ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang.

“Intinya kita enggak melarang dia shalat Jumat di Masjid Kauman. Hanya jangan dipolitisasi,” imbuhnya.

Baca: Prabowo Dilarang Shalat Jumat di Masjid Agung Semarang, BPN Prihatin

Sikap Bawaslu

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang menyatakan telah mendapat surat tanda terima pemberitahuan (STTP) terkait kegiatan shalat Jumat capres Prabowo Subianto, di Masjid Agung Semarang.

Ketua Bawaslu Kota Semarang, M Amin, menyebutkan jika dalam surat itu diberitahukan bahwa kegiatan Prabowo ke Masjid Agung Semarang atau yang populer disebut Masjid Kauman merupakan kegiatan pribadi dan bukan agenda politik.

“Di STTP kegiatan itu pribadi, kalau kegiatan pribadi kami [Bawaslu] enggak bisa melarang. Kan orang mau beribadah,” ujar Amin kepada wartawan di Semarang, Kamis (14/02/2019).

Terkait adanya pihak pengurus masjid yang keberatan dengan rencana shalat Jumat yang akan dilakukan Prabowo di Masjid Kauman, Amin mengaku hal itu bukan kewenangan Bawaslu. Kecuali jika dalam kegiatannya ke masjid itu, Prabowo maupun tim suksesnya melakukan kampanye.

“Kemarin ada pengurus yang katanya keberatan. Nah, Bawaslu tidak masuk ke ranah itu, kalau kegiatan pribadi monggo. Kecuali kalau tempat ibadah dijadikan kampanye, itu enggak boleh. Sudah ada aturannya [UU No.7/2017 tentang Pemilu],” ujar Amin.

Kendati demikian, Bawaslu Kota Semarang tetap akan melakukan pemantauan terhadap kegiatan Prabowo di Masjid Kauman itu. Pengawasan dilakukan guna mengantisipasi adanya pelanggaran pemilu, seperti kampanye di kawasan tempat ibadah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BawasluKH Hanief IsmailMasjid Agung SemarangMasjid Gedhe KaumanPilpres 2019Prabowo SubiantoSemarangShalat Jumat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Generasi Millenial dan Problem Valentines’ Day
Tulisan selanjutnya Tanwir Muhammadiyah Usung Literasi Pencerahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?