Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Generasi Millenial dan Problem Valentines’ Day

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Februari 2019 21:25 9:25 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Februari 2019 21:25
Bagikan
Santri Luqmanul Hakim Surabaya tolak Valentine's Day
Bagikan

MEMANG tidak mudah menjadi seorang Muslim shaleh saat ini. Di tengah kepungan media sekuler dan liberal, sulit bagi generasi millenial untuk tidak terkena pengaruh buruk. Medsos telah menjadi kitab rujukan hidup anak-anak muda.

Mereka lebih akrab dengan Facebook, Instagram, dan Twitter ketimbang Al-Qur’an. Keluarga yang seharusnya menjadi pondasi dasar bagi pertumbuhan dan perkembangan anak tidak mampu mengantar anaknya menjadi anak shaleh.

Justru di rumahnya ia belajar ketidakramahan dan perilaku yang jauh dari cerminan akhlak Islami.

Lingkungan sebagai tempat (biah) menumbuhkembangkan kepribadian anak yang didapati hanya kekerasan dan konflik sosial. Alih-alih membantu perkembangan positif anak malahan justru menambah semakin jauh dari Allah Ta’ala.

Inilah potret kehidupan sebagian besar generasi millenial saat ini. Mereka tidak dikenalkan dengan agama sejak dini. Tidak diajarkan dengan kehidupan Islami di rumahnya. Lingkungan sekolah dan tempat tinggal juga jauh dari nilai-nilai Islam.

Baca Juga

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja

Wajar jikalau generasi millenial Muslim jauh dari tuntunan Islam.

Baca: Pasaman Barat Sumbar Larang Perayaan Valentine’s Day

“Ana Isyhadu bil Muslimin. Saksikan bahwasanya saya adalah seorang Muslim.”

Kalimat kebanggaan ini sudah mulai jarang terdengar dari seorang Muslim, apalagi generasi millenial.

Generasi millenial saat ini telah menjadi generasi pembebek, lebih suka ikut-ikutan. Mereka mengikuti tren terkini mulai dari gaya hidup, pola makan sampai perilaku sehari-hari. Apalagi jikalau datang dari Barat dianggap sebuah kemodernan.

Tidak hanya gaya hidup yang diikuti. Hampir semua yang dilakukan oleh orang kafir menjadi panutan. Sebut saja contoh perayaan tahun baru, ulang tahun, hingga perayaan Valentine’s Day selalu ramai dan marak dilakukan.

Padahal Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda:

(مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ . (رواه ابو داود

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Abu Dawud)

Baca: Tak Ada ‘Kasih Sayang’ dalam Siaran Valentine’s Day

Terkhusus soal problem Valentine’s Day yang diperingati tiap tanggal 14 Februari. Sesungguhnya ia adalah perayaan paganisme, lalu diadopsi menjadi ritual agama Nasrani. Merayakannya berarti telah meniru-niru mereka.

Sungguh ironis memang kondisi umat Islam saat ini terutama generasi millenial. Seolah-olah mereka menutup mata dan menyatakan boleh-boleh saja merayakan Hari Valentine yang cikal bakal sebenarnya adalah ritual paganisme.

Sudah sepatutnya kaum Muslimin berpikir, tidak sepantasnya mereka merayakan hari tersebut setelah jelas-jelas nyata bahwa ritual valentine adalah ritual non-Muslim bahkan bermula dari ritual paganisme.

Baca: Pelajar SMA Muhammadiyah Tolak Valentine’s Day

Tidak boleh generasi millenial merayakan perayaan agama lain semacam Valentine’s Day.

Allah Ta’ala mengingatkan:

وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا ۞

“Dan orang-orang yang tidak menyaksikan perbuatan zur, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaidah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.” (QS. Al-Furqon 25: 72)

Mari kita jaga anak-anak kita dan generasi millenial Muslim dari melakukan tasyabbuh kepada orang-orang kafir. Kita ajarkan mereka dengan pendidikan Islam sejak dini.

Semoga dengan itu generasi millenial kita bangga akan kemuslimannya.*

Hidayatullah | Pendakwah di Bekasi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:budaya baratgenerasi millenialgenerasi MuslimHari Kasih SayangpaganismValentine's Day
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya YLA Desak Djarum Foundation Hentikan ‘Eksploitasi Anak’
Tulisan selanjutnya Takmir Masjid Agung Semarang Bantah Larang Prabowo Shalat Jumat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Problem Pendidikan Islam

28 Desember 2022 11:20
Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?