Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Banjir Susulan di Sentani Papua disebut Lebih Parah

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 18 Maret 2019 17:38 5:38 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 18 Maret 2019 17:35
Bagikan
Warga terdampak banjir di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Maret 2019.
Bagikan

Hidayatullah.com– Setelah dilanda banjir bandang pada Sabtu malam (16/03/2019), banjir susulan kembali melanda Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (18/03/2019).

Informasi dihimpun hidayatullah.com dari sejumlah aktivis dan relawan setempat, banjir susulan terjadi pada Senin pagi waktu setempat. Menurut warga, banjir susulan lebih parah dari sebelumnya.

Warga dan relawan pun melakukan evakuasi material-material yang menumpuk pasca banjir susulan.

“Kondisi masih evakuasi material banjir bandang susulan. Air juga semakin besar,” ujar relawan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Haeranzi di Sentani kepada hidayatullah.com, Senin siang WIB.

Baca: Korban Banjir Papua: 79 Meninggal, 43 Hilang, 4.728 Mengungsi

Secara terpisah, warga daerah Tabita, Jl Pasar Baru Sentani H Makmun Rosyidi juga mengakui banjir susulan hari ini lebih parah dari sebelumnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Banjir bandang di sini disusul hari ini lagi semakin parah, rumah-rumah warga kemasukan lumpur. Tetangga dekat rumah semua kemasukan lumpur. Alhamdulillah, khusus kami tiga rumah aman. Hanya saja (saya) tidak bisa keluar rumah karena di jalanan banjir,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Senin siang WIB.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jayapura ini pun mengaku ada satu keluarga korban banjir mengungsi ke rumahnya.

Baca: Debat Pilpres, Sandi Berduka Atas Teror Selandia Baru, Banjir Papua, Gempa NTB

Berdasarkan pengamatan pada tiga titik banjir bandang di Sentani, relawan mengungkapkan sejumlah dampak bencana tersebut.

Misalnya, pertama, di sekitar sungai Ifar Gunung. Banjir  berdampak langsung ke danau Sentani dan sepanjang sungai banyak terjadi erosi sampai ada rumah yang hanyut, sebut Haeranzi.

“Kedua, pemukiman BTN Sosial menerjang sepanjang jalan utama kota, Batalyon (Infanteri) 751 raider dan Markas Komando Pangkalan (TNI Angkatan) Udara Silas Papare,” sebutnya.

Ketiga, di daerah Doyo Baru, di sini katanya banjir menenggelamkan beberapa ruas jalan menuju Polres Jayapura dan BTN Sosial.

“Banyak warga yang memilih mengungsi karena cuaca masih mendung dan berpotensi hujan besar lagi,” ujarnya.

Baca: Banjir Papua, 63 Orang Meninggal, Korban terus bertambah

Dalam wawancara yang juga berlangsung hingga Senin sore, sempat terdengar kabar telah terjadi longsoran di kawasan sekitar Jl Sosial. Banyak warga pun katanya berlarian untuk mencari tempat aman, demi menghindari dampak longsoran.

“Kami sementara lari ada berita longsor,” ujar Haeranzi sekitar pukul 16.39 WIB.

“Kami di AURI nih karena ada berita longsor. Jadi kami tinggalkan mobil,” tambahnya juga lewat sambungan telepon.

Namun kemudian, ternyata kabar adanya longsoran tersebut tidak benar. “Alhamdulillah hoax, kami lanjutkan perjalanan,” ungkapnya. Tim BMH pun katanya sempat meninggalkan mobil mereka sejauh 300 meteran hingga kemudian kembali ke armada tersebut.

Sejauh ini, data BNPB hingga Senin (18/03/2019) siang sekitar pukul 15.00 WIB, banjir bandang yang terjadi di Sentani pada Sabtu (16/03/2019) pukul 21.30 waktu setempat telah menyebabkan 79 jiwa meninggal dunia dan 43 jiwa belum ditemukan.

Korban hilang sebanyak 34 jiwa diidentifikasi di Kampung Milimik Sentani, 6 di Kompleks Perumahan Inauli Advent dan 3 di Doyo Baru.

Sebanyak 4.728 jiwa mengungsi di 6 titik pos penampungan. Jumlah penyintas terbesar, yaitu 1.450 jiwa, terdapat di BTN Gajah Mada.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:banjirbanjir Jayapurabanjir PapuaBMHjayapuraPapuaSentani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Korban Banjir Papua: 79 Meninggal, 43 Hilang, 4.728 Mengungsi
Tulisan selanjutnya Teror Masjid Selandia Baru Akibat Usaha Adu Domba Antar Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?