Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wapres JK Tegaskan Pemilu 2019 Harus Dievaluasi

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 17 April 2019 03:07 3:07 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 17 April 2019 06:30
Bagikan
aksi teror
Wakil Presiden Jusuf Kalla usai membuka Silatnas Hidayatullah di Gunung Tembak, Balikpapan, Kaltim, Kamis (22/11/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Hari ini, Rabu (17/04/2019), rakyat Indonesia di Tanah Air menggelar Pemilihan Umum secara serentak. Pemilu 2019 ini dipenuhi berbagai masalah dan kontroversi. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan bahwa pemilu tahun ini harus dievaluasi.

“Harus ada evaluasi,” ujar Wapres JK dalam program dialog ILC di studio stasiun TV nasional swasta dengan tema “Saatnya Damai Bersenandung Kembali”, Selasa (16/04/2019).

Menurut Wapres JK, berbagai masalah yang meliputi Pemilu 2019 juga dipengaruhi oleh penggabungan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.

“Jadi bebannya terlalu besar,” ujarnya.

Intinya, JK mengambil kesimpulan,apa yang terjadi di negeri adalah sesuatu yang wajar namun perlu ada perbaikan sistem.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Wapres pun beberapa kali menekankan bahwa penyelenggara KPU harus bersikap adil, jujur, dan terbuka.

“Semua bicara perlu transparansi. Ini perlu,” tegasnya.

“Fungsi KPU dan fungsi polisi harus baik di sini. Harus betul-betul terbuka, harus jujur,” tegasnya.

“Pemungutan suara harus betul-betul terbuka, harus jujur,” tambahnya.

Baca: Wapres JK: KPU dan Polisi Harus Betul-betul Adil, Jujur, Terbuka

Baca: Prihatin Surat Suara Tercoblos, Muhammadiyah Malaysia Minta Pemilu Jujur-Adil

JK pun mengajak semua warga masyarakat agar semuanya ramai-ramai ke TPS.

“Masing-masing pihak menjaga dan mengawasi pelaksanaannya. Menjadi saksi semua pihak,” imbaunya.

JK mengatakan, Pemilu 2019 merupakan pemilu yang ke-12 kali digelar bangsa Indonesia. Selama 12 kali itu pun, kata dia, hampir-hampir tidak ada konflik.

“Hampir tidak ada (juga) untuk kali ini,” menurutnya, begitu pula dengan pemilu langsung yang terakhirsebelumnya.

Menurutnya, untuk ukuran Asia, pemilu di Indonesia tergolong terdamai.

“Di Asia, kita yang paling damai,” ujarnya.

JK membandingkan dengan pemilu di sejumlah negara, misalnya Filipina, dimana katanya ratusan atau puluhan orang meninggal terkait kampanye pemilu. Atau di Pakistan yang bahkan calon peserta pemilu ditembak.

Namun JK tak menampik jika selama proses pemilu, ada terjadi konflik yang, dia mengutip pernyataan Moeldoko, karena perbuatan dan kampanye negatif.

“Yang tidak boleh kampanye hitam,” ujar JK.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JKJusuf KallaKPUPemilu 2019Pilpres 2019Wapres Jusuf Kalla
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kebanyakan Orang Afrika Barat Tak Punya Ponsel
Tulisan selanjutnya Uganda Akan Pertimbangkan Suaka Untuk Eks Presiden Bashir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?