Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Semua Pihak Diminta Menahan Diri dalam Persoalan Papua

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Agustus 2019 15:04 3:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Agustus 2019 15:04
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com– Semua pihak terkait diminta agar mampu menahan diri dalam menyikapi dan menghadapi persoalan terkait Papua. Kerusuhan terjadi di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/08/2019). Gedung DPRD Papua Barat dibakar massa. Kejadian itu dinilai dampak dari rentetan kejadian terkait mahasiswa Papua di sejumlah daerah, seperti Surabaya dan Malang (Jawa Timur) serta Semarang, Jawa Tengah.

Selain itu, semua pihak juga diminta agar tetap tenang dalam menyikapi situasi yang terjadi. Semua pihak juga diminta agar menghindari informasi-informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan serta kabar-kabar palsu alias hoax.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengimbau pemerintah mengambil langkah cepat dan tepat untuk mengatasi persoalan di Papua. Kedua hal itu harus diperhatikan karena isu di Papua merupakan hal yang sensitif.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Ustadz Saiful Islam Payage menekankan pula bahwa semua pihak mestinya menahan diri dalam menyikap persoalan ini.

“Iya, pastinya (harus menahan diri) karena kita serahkan kepada penegak hukum dan perlu ada langkah-langkah (hukum yang berkeadilan),” ujar Saiful di Jayapura, Senin (19/08/2019) kepada hidayatullah.com saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyesalkan adanya kerusuhan di Manokwari. Kerusuhan ini mengakibatkan gedung DPRD setempat dibakar oleh massa.

Menurut Tito, ada pihak-pihak yang sengaja menyebarkan informasi tidak benar untuk kepentingannya sendiri. Kapolri mengakui, kerusuhan di Manokwari terkait kejadian di Jatim khususnya Surabaya dan Malang. Kapolri menyesalkan terjadian kejadian demi kejadian tersebut.

Tito yang pernah menjadi Kapolda Papua pun meminta kepada masyarakat Papua untuk tidak mudah terpancing dengan berita yang tidak benar. Sedangkan kepada masyarakat di luar Papua, Kapolri meminta agar tidak membedakan cara memperlakukan anak Papua sebab mereka dinilai juga bagian dari bangsa Indonesia.

“Papua adalah saudara sendiri,” ujar Kapolri saat menjenguk anggota Polsek Wonokromo yang menjadi korban penyerangan di RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, Senin (19/08/2019).

Oleh karena itu, menurut Tito, komunikasi perlu dijalin dan masyarakat jangan terpancing. Baik yang di Papua maupun di luar Papua, jangan mau menjadi korban adu domba atau terpancing dengan informasi yang tidak benar.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menyampaikan permintaan maaf kepada warga Papua atas kejadian yang menimpa mahasiswa Papua di Kota Surabaya dan Malang. Khofifah mengaku telah menelepon Gubernur Papua Lukas Enembe.

“Dan kami mohon maaf karena (kejadian di Jatim) itu sama sekali bukan mewakili masyarakat Jawa Timur,” ujarnya didampingi Kapolri Tito pada kesempatan yang sama.

Pemerintah Provinsi Papua menyatakan empati dan prihatin atas insiden yang terjadi di Kota Surabaya, Kota Malang, dan Kota Semarang, baru-baru ini, yang berakibat adanya penangkapan dan atau pengosongan asrama mahasiswa Papua di Surabaya oleh aparat keamanan.

Gubernur Papua meminta aparat untuk tidak melakukan pembiaran terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan aksi persekusi atau main hakim sendiri.

Gubernur Papua mengajak semua pihak untuk saling menjaga keharmonisan bangsa serta saling menghormati dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang inkonstitusional.

“Kita sudah 74 tahun merdeka, seharusnya tindakan-tindakan; intoleran, rasis dan diskriminatif tidak boleh terjadi di negara Pancasila yang kita junjung bersama,” ujar Gubernur Papua Lukas Enembe di Jayapura, Ahad (18/08/2019) dalam pernyataannya.

Sejauh ini kondisi di Manokwari mulai kondusif. Sebelumnya massa pendemo membakar sejumlah bangunan termasuk gedung DPRD Papua Barat. Aktivitas masyarakat dilaporkan terhenti saat terjadinya kerusuhan tersebut. Kejadian ini diharapkan segera selesai serta tidak merembet dan meluas.* SKR/dari berbagai sumber

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gubernur PapuaIrian JayaJawa TimurKhofifah Indar ParawansaLukas EnembemanokwariMUI PapuaPapuaSARA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya CDC Selidiki Kaitan Penyakit Paru-Paru dengan Penggunaan Rokok Elektrik
Tulisan selanjutnya Yordania Panggil Dubes ‘‘Israel’’ terkait Penodaan Masjid Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?