Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PKS Minta Para Orangtua Murid Tidak Mengkriminalisasi Guru

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 November 2019 14:10 2:10 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 November 2019 14:10
Bagikan
Diskusi publik bertema 'Derita Guru dalam Sistem Pendidikan Indonesia' di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengutarakan keprihatinannya terhadap terhadap guru yang terjun ke dalam dunia politik.

Sohibul mengimbau para guru, baik guru tetap maupun guru honorer, untuk tidak terjun ke hal-hal yang berbau politik praktis. Bagi Sohibul, jika hal itu terjadi, maka tentunya pendidikan akan terkontaminasi dengan efek negatif politik.

Hal tersebut disampaikan dalam diskusi publik memperingati Hari Guru Nasional yang diadakan Fraksi PKS DPR RI dengan Tema ‘Derita Guru dalam Sistem Pendidikan Indonesia’ di Ruang KK 2, Gedung Nusantara I, Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

“Di daerah Jawa Tengah banyak kepala daerah yang tidak didukung guru, banyak guru yang dilempar ke pusat kota. Ini korban politisasi. PKS sampaikan jangan libatkan guru dalam tim sukses, karena pendidikan kita terkontaminasi. Biarkan guru fokus pendidikan anak-anak kita,” katanya.

“Politik itu sifatnya jangka pendek, mendidik adalah proyek panjang peradaban, jangan hal yang bersifat jangka panjang yang dikorban oleh hal yang bersifat jangka pendek,” imbuhnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Ironis, Masalah Kesejahteraan Guru Honorer Tak Kunjung Selesai

Selain itu, keadaan yang memperburuk pendidikan Indonesia yaitu dengan banyaknya kriminalisasi terhadap guru. Ia melihat masih banyak guru yang menjadi korban kriminalisasi dari peserta didiknya.

Sebab, saat ini, sangat banyak orangtua lebih percaya anaknya ketimbang guru. Karena itu, Sohibul meminta para orangtua mempercayakan dan menghormati para guru dan tidak melakukan kriminalisasi terhadap para guru.

“Bagaimana era terbuka masih ada orangtua mempercayai apa yang disampaikan anaknya hubungannya dengan guru kemudian dikriminalisasi. Saya percaya ada juga kasus itu, tapi harus proporsional. Saya banyak lihat kebanyakan jadi bulan-bulanan anak didik, orangtua yang sok-sokan punya backing-an dari pihak luar,” ujarnya.

Ia menambahkan adanya tiga hal utama yang selalu menjadi faktor klasik dan isu yang selalu dibahas di lingkungan pendidikan atau guru. Yaitu kompetensi guru yang tidak memadai, distribusi guru, dan yang utama adalah mengenai gaji guru.* Abdul Mansur J

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:guruhari guru nasionalkriminalisasi guruorangtuaPendidikanPKSpolitikSohibul Iman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siapa Mohammad Dahlan, yang Diburu Turki dengan Imbalan 4 Juta Lira? (2)
Tulisan selanjutnya Kemdikbud: Tugas Guru Bukan Mengajar Saja, Tapi Mendidik juga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?