Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kongres Umat Islam Dukung RUU Ketahanan Keluarga

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Maret 2020 08:41 8:41 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Maret 2020 08:41
Bagikan
Kongres Umat Islam Indonesia ke-7 di Bangka Belitung
Bagikan

Hidayatullah.com– Di antara hasil rekomendasi Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, adalah terkait dukungan terhadap sejumlah Rancangan Undang-Undang yang akan digodok DPR RI bersama pemerintah.

Kongres Umat Islam tersebut antara lain mendorong dan mendukung RUU Ketahanan Keluarga yang juga masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas) prioritas tahun 2020 DPR RI.

“KUII VII juga mendorong mendorong dan mendukung RUU Larangan Minuman Beralkohol, RUU P-KS, RUU Ketahanan Keluarga, dan RUU KUHP selama RUU tersebut berkesesuaian dengan ajaran agama, kemaslahatan umat dan bangsa, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ujar Ketua Panita Pengarah KUII VII, Anwar Abbas dalam pernyataannya di Pangkal Pinang diterima hidayatullah.com pada Ahad (01/02/2020).

Baca: Din Syamsuddin: RUU Ketahanan Keluarga Penting

Pernyataan ini disampaikan Anwar sekaligus mengklarifisikasi beredarnya berita di media online dan di medsos mengenai keputusan KUII khususnya terkait dengan penolakan terhadap RUU Omnibus Law Cipta Kerja, RUU Minuman Beralkohol, RUU P-KS, RUU Ketahanan Keluarga, dan RUU KUHP.

Menurut Anwar, hasil Komisi Rekomendasi yang disampaikan juru bicara komisi tersebut pada Jumat (28/02/2020) malam, belum final karena pimpinan sidang belum dimintakan tanggapan dan persetujuannya kepada peserta karena mengingat waktu yang sudah larut malam yaitu jam 22.00 malam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara saat itu Menteri Agama Fachrul Razi yang akan menutup acara sudah lama menunggu, maka oleh pimpinan sidang ditawarkan untuk tidak dibuka forum tanggapan, tetapi kepada peserta diminta untuk menyampaikan tanggapannya secara tertulis sebagai bahan pertimbangan bagi panitia pengarah untuk menyempurnakan hasil rumusan rekomendasi dari komisi tersebut.

Baca: BMOIWI Dukung RUU Ketahanan Keluarga Lindungi dan Kokohkan Bangsa

Tawaran pimpinan sidang, jelas Anwar, diterima secara aklamasi oleh peserta rapat pleno. Dan ternyata begitu acara penutupan selesai banyak pihak telah menyampaikan sikap dan pandangan serta keberatan-keberatannya tentang hasil komisi rekomendasi tersebut.

Oleh panitia pengarah yang sudah diberi mandat untuk menyempurnakan hasil rekomendasi tersebut, setelah melihat draf awal dan draf yang dibacakan dalam sidang pleno serta tanggapan yang masuk kepada panitia pengarah, rumusan akhir adalah yang tersebut di atas.

Sebelumnya, Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga, yang masuk program legislasi nasional (Prolegnas) Prioritas 2020 DPR RI, mendapat dukungan dari banyak pihak untuk dibahas dan disahkan.

Dukungan antara lain datang dari Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI) bersama dua puluhan ormas-ormas Islam nasional.

Baca: BMOIWI Siap Bantu DPR Bahas RUU Ibu dan Anak & RUU Ketahanan Keluarga

Mengapa RUU ini mendapat dukungan?

Presidium BMOIWI Aan Rohana menjelaskan, RUU Ketahanan Keluarga perlu didukung dan disahkan, sebab RUU ini nantinya akan melindungi dan memperkokoh peranan keluarga-keluarga dalam membangun bangsa dan negeri, pada ujungnya mengokohkan Indonesia.

“RUU Ketahanan Keluarga ini bertujuan untuk melindungi dan mengokohkan keluarga,” ujarnya di Jakarta, Rabu (26/02/2020).

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Prof Din Syamsuddin, juga menyampaikan bahwa RUU Ketahanan Keluarga penting bagi Indonesia. Sebab, jelasnya, peran keluarga dan fungsi sentral dalam membangun bangsa.

“Bagi Indonesia (rancangan) undang-undang ini penting, kita berharap karena fungsi dan peran keluarga itu bisa sentral dalam membangun watak bangsa. Jangan ditarik ke satu arena yang kemudian dikaitkan kebebasan HAM, segala macam itu menjadi kacau,” kata Prof Din kepada hidayatullah.com dan para wartawan setelah Din memberikan pidato pada Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII di Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Kamis (27/02/2020).* (SKR/Azim)

Laporan ini terlaksana atas kerjasama Dompet Dakwah Media

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anwar AbbasKetahanan KeluargaKUIIKUII VIIRUU Ketahanan Keluarga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FPI: Pancasila Sudah Final
Tulisan selanjutnya Ber-Islam dengan Ber-Iqro

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?