Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sambut Bonus Demografi, Ketum MUI Serukan Sikap Washatiyah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 November 2021 13:36 1:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 November 2021 13:50
Bagikan
bonus demografi
KH Miftachul Akhyar
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftachul Akhyar, menyampaikan pentingnya menyebarluaskan Islam washatiyah di media sosial dalam merespons bonus demografi. Jika tidak, ungkapnya, maka ruang medsos akan dibanjiri konten-konten hoaks, kebencian dan hasutan.

“Kebatilan yang teroganisasi akan mengalahkan kebenaran yang tidak terorganisasi,” terangnya saat memberikan sambutan dalam Workhsop Konten Kreatif MUI-lenial di Hotel Novotel Surabaya, Kamis (18/11/2021), dilansir oleh MUI.or.id.

Pengarusutamaan Islam wasathiyah ini, ujar Miftach, sangat penting dalam menghadapi bonus demografi mulai 2030.

Apa yang dimaksud dengan bonus demografi?

Bonus demografi adalah jumlah penduduk usia produktif yaitu usia 15-60 tahun jauh lebih banyak dibanding usia non-produktif dengan proporsi 60% dari jumlah total penduduk.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kehadiran Demographic dividend itu, jika disikapi dengan tepat, maka Indonesia bisa masuk negara maju dan sejahtera. Untuk menyiasati itu, maka pengembangan Islam wasathiyah, Islam yang tidak ekstrem, sangat dibutuhkan.

“Itu artinya saat bonus demografi mencapai puncaknya, penduduk Indonesia banyak yang sejahtera,” terangnya dalam workshop kerjasama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI bersama MUI ini.

“Untuk itu kepada semua pihak mari segera menyiapkan generasi penerus bangsa dengan kecerdasan spiritual. Hal itu penting agar bonus demografi sesuai dengan harapan nantinya,” imbuhnya.

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut menyampaikan, Islam wasathiyah mampu memberikan motivasi kepada muslim agar menjadi pemenang dan tangguh menjalani kehidupan.

Menurut Miftach, Islam wasathiyah perannya sangat penting untuk merespon perkembangan pandangan Islam yang ekstrem. Tidak hanya ekstrem kanan yang mengarah ke radikalisme agama, juga ekstrem kiri yang mengarah pada liberalisme.

“Apabila Islam wasathiyah ini diterapkan, maka yang muncul adalah dakwah yang mendidik bukan menghardik, dakwah yang merangkul bukan memukul, dakwah yang membina bukan menghina,” ungkapnya.

Miftach mengingatkan, media sosial kini telah mengubah hidup manusia. Medsos punya pengaruh besar pada masalah yang ma’ruf maupun yang mungkar.

“Melalu workshop ini, diharapkan menambah kesempurnaan syiar agama Islam khususnya di media sosial yang mengedepankan akhlakul karimah,” ujarnya.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bonus demografiIslam WasathiyahMajelis Ulama IndonesiaMiftachul Akhyar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya universitas al-azhar Mahasiswi Asal Sidoarjo Raih Predikat Mumtaz di Bidang Fikih Perbandingan dari Universitas Al-Azhar
Tulisan selanjutnya bahagia Raga (Mungkin) Terpenjara, Tapi Hati Bahagia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?