Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ketua LBH Pelita Umat: Mengaitkan Perempuan ‘Berpistol’ dengan HTI Framing Sepihak

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Oktober 2022 11:04 11:04 am
Ahmad
Dipublikasikan 26 Oktober 2022 11:00
Bagikan
Ketua LBH Pelita Umat Ahmad Chozin mengatakan, kesimpulan BNOT mengaitkan perempuan ‘berpistol’ yang mencoba menerobos Istana Merdeka mantan anggota HTI fitnah tidak berdasar.
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua LBH Pelita Umat Ahmad Khozinuddin mengatakan, kesimpulan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang mengaitkan perempuan ‘berpistol’ yang coba terobos Istana Merdeka mantan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah fitnah tidak berdasar.

“Setelah mencabut BHP HTI, rezim ini tidak pernah puas menzaliminya. Masih saja, mengedarkan fitnah keji terhadap HTI, tanpa bukti dan langsung mengedarkannya kepada publik,” ujar Ahmad Khozinuddin dalam pernyataan yang dikirimkan kepada redaksi hidayatullah.com, Rabu, (26/1/2022).

Ahmad Khozinuddin menilai seharusnya BNPT menunggu hasil investigasi kepolisian, tidak langsung menuduh sepihak. “Agak lucu jika BNPT yang berspekulasi  dengan menuduh HTI. Padahal, belum ada hasil BAP dari si wanita yang diklaim radikal tersebut oleh pihak kepolisian,” ujarnya.

Dilain pihak, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meminta semua pihak untuk bersabar dan tidak menimbulkan spekulasi terkait peristiwa penodongan pistol yang dilakukan oleh seorang perempuan di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2022). Fadil mengatakan bahwa kasus tersebut belum tentu kaitannya dengan terorisme yang biasanya terjadi.

”Masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Belum tentu teror,” kata Fadil, Selasa (25/10/2022).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Ahmad Khozinuddin, asal tuduh pelaku yang masih belum ada investigasi lengkap sering terjadi. Hal seperti ini juga mudah ditebak masyarakat, katanya.

“Tuduh dulu, karena framingnya sangat mudah terbaca. Karena peristiwa ini sulit dilepaskan dari pernyataan KSP Moeldoko soal radikal radikul sebelumnya, “ ujar.

Sebagaimana diketahui, enam hari lalu, Kepala Staf Presiden Moeldoko menyebut radikalisme akan meningkat menjelang penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024. Moeldoko mengutip data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bahwa pada tahun 2020 potensi radikalisme mencapai 14 persen.

Masalahnya, kata Akhmad Khozinuddin, HTI pihak yang dituduh tidak bisa membela diri, karena sudah dicabut badan hukumnya. “Karena HTI dicabut BHP nya, media diarahkan framing sepihak versi rezim. Tidak ada kros chek, tidak lagi ada kaidah cover both side, “ ujarnya lagi.

Hal seperti ini akhirnya menjadikan berita tidak bisa berimbang dan tidak ada klarifikasi. “Namun, karena BHP HTI dicabut, berita menjadi tidak berimbang, hanya sepihak versi rezim,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) merilis penelusuran sementara terkait peristiwa perempuan ‘berpistol’ yang coba terobos Istana Merdeka pada Selasa, 25 Oktober 2022. BNPT mengklaim perempuan tersebut merupakan mantan anggota Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI.

“Ia juga diketahui sering memposting propaganda khilafah melalui akun media sosialnya,” kata Direktur Pencegahan BNPT R Ahmad Nurwakhid, dilansir oleh Tempo, Selasa, (25/10/2022).

Sementara, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut aksi perempuan tersebut bukan lah aksi teror. “Bukan teror, jangan berandai-andai,” kata Fadil di Polda Metro Jaya, dilansir CNN Indonesia, Selasa (25/10/2022).

Fadil mengatakan saat ini polisi masih mendalami peristiwa tersebut. Termasuk, soal motif perempuan melakukan aksi tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BNPTHTIistana negaraPerempuan Berpistol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Indonesia Tegaskan Komitmen Bantu Perjuangan Kemerdekaan Palestina
Tulisan selanjutnya kegaduhan bnpt Pengamat Terorisme: Perempuan Berpistol ‘Masuk Istana’ Bisa Saja “Mainan”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?