Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

TUC Boikot Israel, Tidak Seperti Kadin Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 September 2009 17:18
Bagikan
Bagikan



Hidayatullah.com–Berbeda dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia yang semangat membangun kerjasama dagang dengan Israel–sampai-sampai dilakukan secara sembunyi-sembunyi, TUC di Inggris justru menyerukan boikot besar-besaran terhadap Israel.

Trades Union Congress (TUC) Inggris Kamis lalu mengakhiri kongres di Liverpool yang membahas gerakan boikot atas barang-barang Israel yang harus dilakukan oleh anggotanya, terutama untuk produk-produk pertanian.

Fire Brigades Union (FBU) mengajukan mosi dalam konferensi itu, yang isinya menuntut agar semua perdagangan senjata dengan Israel dihentikan.

Mosi itu mengecam pemerintah Israel yang menyerang Gaza awal tahun ini, dan menyeru agar diberlakukan larangan impor barang-barang yang diproduksi di pemukiman ilegal Israel, di wilayah jajahan mereka.

Mosi FBU itu sempat menuai kontroversi, yang kemudian dibawa pada pertemuan Dewan Umum TUC. Pembahasannya cukup menegangkan, mengingat pimpinan sebuah serikat sempat mengeluarkan kata-kata kasar kepada seorang pejabat TUC.

Di sisi lain, serikat GMB mengajukan amandemen guna mencairkan mosi FBU. Pemimpin GMB Paul Kenny menyebut mosi FBU itu sebagai “sangat memecah belah.”

Mick Shaw, presiden FBU, mengatakan bahwa perserikatan dagang Palestina mengharapkan adanya tekanan internasional terhadap Israel. Seraya menambahkan, “Salah satu cara yang paling efektif adalah boikot, yang berarti diakhirinya perdagangan senjata dan barang-barang yang dihasilkan di wilayah pemukiman ilegal Israel, menghentikan kesepakatan dagang Uni Eropa-Israel, dan melakukan boikot oleh konsumen.”

Hugh Lanning, ketua Kampanye Solidaritas Palestina mengatakan, “Perserikatan ini mempunyai tanggung jawab untuk meningkatkan tekanan terhadap Israel, guna mewujudkan perdamaian dan keadilan di wilayah itu, yang berarti termasuk melakukan boikot oleh para konsumen atas barang-barang produksi Israel.”

TUC merupakan sebuah organisasi di Inggris yang terdiri dari dari 58 serikat kerja yang mewakili hampir 7 juta pekerja dari berbagai sektor. Mereka berupaya untuk mewujudkan keadilan di tempat kerja dan keadilan sosial di dalam maupun di luar negeri. Mereka juga membangun hubungan dengan partai-partai politik, kalangan bisnis, komunitas lokal dan masyakat secara luas.

Pada kongres yang berlangsung tanggal 14-17 September itu, TUC antara lain menghasilkan empat poin kesepakan terkait Gaza untuk disampaikan kepada pemerintah Inggris.

Mereka mengecam agresi militer dan blokade atas Gaza yang masih terus berlangsung. Menuntut diakhirinya penjualan senjata ke Israel yang nilainya mencapai £18,8 juta di tahun 2008, yang meningkat dari £7,7 juta di tahun 2007. Meminta pemerintah membuat kesepatakan dengan Uni Eropa agar melakukan larangan impor barang-barang yang dibuat di wilayah pendudukan Israel. Dan mendukung gerakan untuk menangguhkan EU-Israel Association Agreement yang memberikan fasilitas dagang kepada Israel.

Apa yang dilakukan TUC itu seharusnya memberikan rasa malu kepada pemerintah Indonesia, sebagai negara yang mayoritas penduduknya Muslim dan berikrar bahwa kemerdekaan adalah hak setiap bangsa. Kebalikan dengan TUC, pemerintah Indonesia sekarang ini malah semakin gencar melakukan kerjasama dengan Israel, meskipun secara sembunyi-sembunyi. Kerjasama dagang dan pertanian sudah sejak lama dijajaki, dan sekarang semakin diintensifkan. Berita mengenai hal ini bisa dibaca antara lain di Hubungan Israel-Indonesia Diusahakan Tak Terbuka dan Delegasi Israel Melakukan Kunjungan Resmi ke Indonesia [di/pam/hidayatullah.com]


Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nanggok, Sedekah Untuk Tamu
Tulisan selanjutnya Sepatu Emas Untuk Wartawan Pemberani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Berita
12 Juni 2026 21:12
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?