Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Maksud Hati Pergi ke Gaza, Peter Malah Mendapat Hidayah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Mei 2010 12:35
Bagikan
Bagikan

Sahabat Al-Aqsha & Hidayatullah.com—Seorang peserta kafilah kapal kemanusiaan dua malam yang lalu memutuskan memeluk Islam. Peter Veana, 63 tahun, berasal dari the Isle of Wight, Inggris, adalah alumnus konvoi kemanusiaan Viva Palestina yang berhasil masuk ke Gaza bulan Januari 2010 lalu, dan kini ikut lagi dalam konvoi “Armada Kemerdekaan” menuju Gaza.

Peter mengucapkan Syahadat Ahad malam (23/5) di depan markas IHH (Insani Yardim Vakfi) sesudah mengikut shalat maghrib berjamaah di Masjid Sultan Muhammad Al-Fatif. Karena itu, beberapa orang yang hadir langsung mengusulkan untuk memberi nama Islam kepadanya, Muhammad Fatih.

Pengucapan syahadat Peter dibimbing oleh Adnan, sahabatnya asal Pakistan yang bersama-sama dengannya saat ikut Konvoi Viva Palestina awal tahun ini. “Banyak rekan serombongan yang mengajak saya masuk Islam, tetapi Adnan yang paling getol,” kata Peter kepada Sahabat Al-Aqsha & Hidayatullah.com.

Waktu yang panjang selama konvoi karena jadual perjalanan yang sering molor menunggu negosiasi-negosiasi dengan pemerintah Mesir dan Israel, memberikan cukup waktu bagi Peter untuk mendengarkan berbagai penjelasan tentang Islam.

Pengucapan Syahadat Peter di depan markas IHH disaksikan oleh Fahmi Bulent Yildirim yang sedang lewat di depan Peter dan kawan-kawan. Karena saat itu kerumunan peserta kafilah semakin ramai, maka acara spontan menyambut Peter memeluk Islam menjadi semakin meriah.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Gemuruh teriakan takbir berkali-kali menyemarakkan jalan di depan markas IHH. Bendera-bendera Palestina dan Turki ikut menyaksikan. Seorang staf IHH berkeliling membawa nampan berisi camilan manis khas Turki, sambil mengumumkan keIslaman Peter.

Ketika ditanya kenapa perlu 4 bulan untuk meyakinkannya agar mengucap kalimat Syahadat, Peter menjawab, “Sejak tiba di Gaza saya mengalami pendalaman-pendalaman pemikiran yang sangat cepat.”

“Bahkan,” lanjutnya, “saya sudah sering ikut berwudu dan mengerjakan shalat bersama kawan-kawan Muslim saya.”

Menurut Peter… eh Fatih, sejak berkenalan serius dengan Islam dalam konvoi ke Gaza 4 bulan silam, pancainderanya seperti semakin sensitif merasakan perubahan-perubahan peradaban. “Saat ini di segala aspek kehidupan Barat, dari mana saya berasal, sedang menuju kerusakan dan kehancuran. Lihat saja bagaimana Barat mendiamkan pembantaian terhadap Gaza,” jelasnya Fatih. “Sedangkan Islam, di mata saya semakin terlihat keindahannya di segala aspek kehidupan.”

Fatih bukan cuma berpikir dan beretorika. Selama sebulan terakhir ia berkeliling di the Isle of Wight, menyampaikan kepada penduduk kota tempat tinggalnya itu, memutar film, berceramah, menyebar brosur dan mengumpulkan dana sebesar 20 ribu poundsterling untuk dibelikan semen ke Gaza.

Keesokan siangnya, sesudah ia bersyahadat, dan sesudah semalam suntuk di dalam bis dari Istanbul ke Antalya, Sahabat Al-Aqsha & Hidayatullah.com bertanya kepada Fatih, bagaimana rasanya bangun tadi pagi sebagai seorang Muslim? “Saya merasa sedang berjalan semakin dekat kepada Allah, kepada kebenaran. Semua sekarang terlihat jelas…”

Lalu seorang peserta kafilah dari Malaysia mendatangi Peter, memeluknya, seraya berkata, “Peter, kamu sekarang lebih mulia dari kami, karena kami berlumuran dosa, sedangkan kamu bersih seperti bayi… Selamat, dan jangan lupa doakan kami.” [Laporan Dzikrullah, Santi Soekanto, Surya Fachrizal/hidayatullah.com]

Peter Veana (melihat ke arah kamera) kini Muhammad Fatih, beberapa saat
sesudah bersyahadat di depan Markas IHH
. Foto: Sahabatalaqsha.com &
Hidayatullah.com

Salurkan Bantuan Anda untuk Palestina melalui; Sahabat Al-Aqsha & Hidayatullah.com

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Apa yang Dibawa ke Gaza?
Tulisan selanjutnya Israel Terbukti Miliki Senjata Nuklir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Garda Revolusi Pembajakan Pesawat
Berita

Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

Berita
27 September 2026 07:18
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
PBB Identifikasi 214 Perusahaan Berkaitan dengan Pemukiman Ilegal Yahudi Israel
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Terbaru

  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?