Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Israel Kembalikan Barang Mavi Marmara: Koper-koper Kosong

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juni 2010 01:15
Bagikan
Bagikan

 

Hidayatullah.com & Sahabat Al-Aqsha–Nurfitri Moeslim Taher, relawan MER-C, hampir tak percaya apa yang dilihatnya. Ratusan, mungkin ribuan, koper, tas, kardus-kardus, dan berbagai jenis barang milik relawan Gaza di kapal Mavi Marmara yang sepuluh hari yang lalu diserang, dibajak, dibunuh dan diculik Israel ke pelabuhan Ashdod, kini bertumpuk-tumpuk di sebuah gudang dekat pelabuhan Istanbul.

Beberapa gudang itu memang sudah lama disewa IHH. Di salah satu gudang itulah ditumpuk barang-barang para relawan.  “Koper-koper kosong Mas, jangan harapkan ada laptop, handphone, atau kamera yang tersisa,” kata Nurfitri lewat telepon kepada Sahabat Al-Aqsa yang berada di Amman. Ada tripod alias penyangga kamera milik Yasin (TVOne) dan Hardjito (Aljazeera), tapi kameranya tidak ada. Puluhan tas laptop nampak berjejer, tapi isinya sudah tidak ada.
 Laporan Nurfitri menguatkan pengakuan Jamal Al-Syayyal, wartawan Aljazeera, yang ketika diwawancara oleh rekannya mengaku menerima kopernya dalam keadaan kosong, kecuali sepotong celana jeans dan sepasang kaos kaki. “Padahal koper itu saya tinggalkan dalam keadaan terkunci rapi dan di dalamnya ada kamera, handphone, laptop dan lain-lain,” ujarnya.
 Nurfitri juga menggambarkan bahwa barang-barang relawan itu semua dalam keadaan lengket. Dia menduga itu diakibatkan oleh air laut. Namun ia tidak melihat ada bekas-bekas darah di sebagian besar barang yang telah dilihatnya.
 Relawan MER-C ini memang ditugaskan mewakili delegasi kemanusiaan Indonesia untuk Freedom Flotilla terbang ke Istanbul diantaranya untuk mengecek keberadaan barang seluruh anggota delegasi. Selain itu, Nurfitri juga diamanahi untuk melakukan konsolidasi dengan IHH (Insani Yardim Vakfi) sebagai kordinator kafilah kemanusiaan itu.
 “Menurut Bulent Yildirim, Presiden IHH, kapal Mavi Marmara akan dikembalikan oleh Israel ke Istanbul, namun sampai sekarang jadualnya belum jelas,” tukas Nurfitri.
 Ia juga mendapat amanah untuk memastikan bahwa kedua belas anggota delegasi Indonesia, siap kapan saja IHH memberangkatkan misi kemanusiaan berikutnya, untuk ikut bergabung dan membawa bantuan. Hal yang sama sebenarnya telah ditegaskan oleh Santi Soekanto dari Sahabat Al-Aqsha bahkan sejak masih di penjara Israel.
 “Di penjara Israel, saya mengatakan kepada Gulden Sonmez, salah satu pimpinan IHH, bahwa kami berdua belas mendaftarkan diri untuk konvoi kapal berikutnya,” tutur Santi. [Dzikrullah/hidayatullah.com] foto relawan IHH

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Munas Hidayatullah Ditutup, Aziz Qahhar Ketua Dewan Syura, Abdul Mannan Ketua Umum
Tulisan selanjutnya Setelah DKI, Dinas Pendidikan Batam Razia Ponsel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet

Berita
8 Juni 2026 18:30
Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?