Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Israel Mulai Memvaksin Buruh Palestina yang Bekerja di Wilayah Jajahannya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Maret 2021 10:12 10:12 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Maret 2021 09:35
Bagikan
Israel Memvaksin Buruh Palestina
Bagikan

Hidayatullah.com—Setelah dikritik karena mengecualikan warga Palestina dari program vaksinasi, ‘Israel’ mulai memvaksin buruh Palestina yang bekerja di wilayah jajahannya dan di permukiman di Tepi Barat yang diduduki. Hal itu dilakukan setelah lebih dari dua bulan setelah meluncurkan program vaksinasi terhadap penduduknya sendiri, Al Jazeera melaporkan.

Buruh Palestina yang menyeberang ke ‘Israel’ di beberapa pos pemeriksaan Tepi Barat yang diduduki menerima dosis pertama vaksin Moderna pada hari Senin (08/03/2021). Sekitar 100.000 pekerja Palestina dari Tepi Barat bekerja di Israel dan permukimannya, yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.

‘Israel’ telah memberikan lebih dari 8,7 juta dosis vaksin Pfizer untuk populasi 9,3 juta. Lebih dari 3,7 juta orang ‘Israel’ – lebih dari 40 persen – telah menerima dua dosis vaksin.

Tetapi hingga Senin, ‘Israel’ telah memberikan sedikit vaksin untuk warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza yang diblokadenya, sebuah langkah yang telah menggarisbawahi kesenjangan global dan menuai kritik internasional.

Kelompok hak asasi manusia dan banyak orang Palestina mengatakan bahwa sebagai kekuatan pendudukan, ‘Israel’ bertanggung jawab untuk memberikan vaksin kepada orang-orang Palestina. ‘Israel’ mengatakan bahwa di bawah kesepakatan perdamaian sementara yang dicapai pada 1990-an, tidak ada kewajiban seperti itu.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Pejabat ‘Israel’ mengatakan prioritas pemerintah adalah memvaksinasi penduduknya sendiri terlebih dahulu, sementara Otoritas Palestina (OP) mengatakan akan mendapatkan vaksinnya sendiri melalui kemitraan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan organisasi kemanusiaan yang dikenal sebagai COVAX.

Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu juga telah mengumumkan bahwa ia bermaksud untuk berbagi kelebihan vaksin dengan sekutu yang jauh di Afrika, Eropa dan Amerika Latin, tetapi keputusan itu dibekukan oleh tantangan hukum sebelum rencana itu diterapkan sepenuhnya.

Baca juga: ‘Israel’ Memblokir Vaksin COVID-19 yang Ditujukan ke Gaza

Coronavirus di Tepi Barat dan Gaza

OP telah menerima 2.000 dosis dari ‘Israel’ dan memperoleh ribuan lagi dosis vaksin buatan Rusia. Uni Emirat Arab juga telah menyumbangkan sekitar 20.000 dosis.

Dengan sekitar 32.000 dosis vaksin di tangan pada akhir Februari, Palestina meluncurkan program vaksinasi terbatas di Tepi Barat dan Gaza bulan ini, dimulai dengan petugas kesehatan. Tepi Barat dan Gaza adalah rumah bagi 5,2 juta warga Palestina.

Lebih dari 140.000 warga Palestina di Tepi Barat telah terinfeksi sejak awal pandemi, 1.579 di antaranya telah meninggal, dari populasi 2,8 juta, menurut angka resmi.

Gubernur Ramallah pada hari Sabtu (06/03/2021) menyatakan “penguncian satu minggu yang ketat … atas lonjakan infeksi virus corona harian dan rawat inap”.

Nablus telah diisolasi minggu lalu, sementara gubernur Tulkarem, di Tepi Barat utara, melakukan lockdown pada hari Selasa.

Mayor Jenderal Kamil Abu Rukun, kepala COGAT, badan militer ‘Israel’ yang mengoordinasikan operasi pemerintah di Tepi Barat yang diduduki, berdalih dalam sebuah pernyataan bahwa ‘Israel’ dan Palestina “hidup di ruang epidemiologis yang sama” dan bahwa itu adalah kepentingan bersama untuk memvaksin warga Palestina.

Namun langkah ini merupakan tindakan tebang pilih, di mana Zionis ‘Israel’ hanya memvaksin buruh Palestina yang bekerja di wilayah jajahannya. Tidak di Gaza.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:COVAXcovid-19palestinavaksin modernaYahudi IsraelZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Shalat Tarawih Jakarta Izin Reklamasi Pulau I Dicabut, Wagub DKI: Kami Bersyukur
Tulisan selanjutnya Ciptakan Ruang Digital Indonesia yang Sehat dan Beretika, Polresta Surakarta Siapkan “Virtual Police” Pantau Medsos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?