Hidayatullah.com—Museum Pusaka Palestina di Al Quds (Timur) resmi kembali dibuka pada hari Kamis, (17/05/2012) dalam acara yang dihadiri oleh Perdana Menteri Otoritas Palestina Salam Fayyad, lapor kantor berita Maan (19/05/2012).
Museum Dar Al Tifl Al Arabi, dalam sebuah pernyataan dikatakan, ditujukan untuk melestarikan dan memperkuat identitas budaya bangsa Palestina.
Dalam museum itu dipamerkan antara lain kain tradisional Palestina dan perhiasan-perhiasan berharga yang sebelumnya belum pernah dilihat publik. Museum juga akan memberikan pelatihan cara pengawetan dan restorasi bahan tekstil, perhiasan dan manuskrip.
Pembukaan kembali museum itu merupakan bagian dari Program Dukungan Pemerintah Daerah Palestina dalam kerangka pelestarian pusaka budaya di wilayah gubernuran Al Quds (Yerusalem), Tulkarem, Nablus, Bait Lahim (Betlehem) dan Hebron.
Dana untuk pemberdayaan Museum Dar Al Tifl dan Dar Isaaf Al Nashashibi sebesar 400.000 euro dibiayai oleh Konsulat Jenderal Italia di Al Quds bersama dengan Provinsi Pisa di Italia, Instituzione Centro Nord-Sud dan Dar Al Tifl Al Arabi sendiri.*