Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Ibunya Para Mujahidin Palestina Wafat Subuh Tadi: Umm Nidhal Farhat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Maret 2013 21:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Salah satu tokoh perempuan terpenting dalam perjuangan Palestina, Miriam Farhat atau lebih dikenal sebagai Umm Nidhal Farhat, wafat subuh hari Ahad (17/03/2013) waktu Jalur Gaza. Demikian Al-Qassam dan Occupied Palestine melaporkan.

Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raji’uun…

Umm Nidhal Farhat yang juga anggota Majelis Tasyri’ (perwakilan rakyat) Palestina di Gaza kembali ke Rahmatullah beberapa jam setelah memasuki ICU di rumah sakit Sy-Syifa di kota Gaza.

Ashraf Al Qedra, jurubicara Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, memastikan wafatnya Umm Nidhal dalam pernyataan singkat di halaman Facebook-nya.

Koresponden Al-Qassam di kota Gaza melaporkan, jenazah almarhumah akan dikuburkan bersama dengan kuburan ketiga anaknya yang sudah mati syahid bertahun-tahun yang lalu.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Almarhumah Umm Nidhal Farahat sangat terkenal di Palestina dengan julukan “Khansa Palestina”. Khansa adalah seorang sahabat Rasulullah Sallallaahu ‘alayhi wa sallam yang dengan penuh kasih sayang dan keteguhan seorang ibu membesarkan dan menyiapkan keempat putranya menjadi Mujahidin berjuang bersama pasukan Rasulullah. Keempat putranya gugur sebagai syuhada.

Umm Nidhal Farahat diberi julukan “Khansa Palestina” karena keenam putranya adalah pejuang Palestina dan tiga diantaranya sudah gugur sebagai Syuhada. [baca juga: Tiga Putranya Syahid, Ummu Nidhal Malah Bagi-bagikan Manisan] 

Bulan April dan Desember tahun lalu, delegasi Tim Amanah Indonesia untuk Gaza dan Al-Aqsha (SA2Gaza) ditemani hidayatullah.com secara khusus mengunjungi Umm Nidhal Farhat.

Salim A. Fillah, penulis buku dan da’i muda, yang juga salah satu relawan Tim SA2Gaza mengomentari kunjungannya kepada Umm Nidhal, “Saya tidak merasa berhadapan dengan seorang asing. Saya seperti sedang berhadapan dengan ibu saya sendiri… Air mata hampir tak bisa ditahan selama kami bersama beliau.”

Kak Bimo, pendongeng anak, “Setiap kata-katanya menggetarkan hati, dan menyeret kita ke dalam jantungnya perjuangan ini…”

Rumah kediaman Umm Nidhal sudah berkali-kali dihancurkan oleh bom dan roket zionis ‘Israel’, karena sejak puluhan tahun yang silam selalu jadi tempat berkumpul para remaja dan pemuda pejuang.

Waktu Tim SA2Gaza berkunjung ke rumahnya, Umm Nidhal menunjukkan tempat di halaman rumahnya di mana  ‘Imad Aqil, tokoh pendiri Brigade Al-Qassam, ditembak mati syahid oleh serdadu zionis pada tahun 1993.

Anak sulungnya yang bernama Nidhal dibunuh oleh serdadu Zionis sepulu tahun kemudian, tahun 2003; mereka juga membunuh anaknya yang ketiga Rawad dengan cara memasang bom di mobilnya di kota Gaza tahun 2005.

Perdana Menteri Ismail Haniyah dan Wakil Ketua Majelis Tasyri’ Ahmad Bahar, dan tokoh Hamas seperti Mahmoud Al-Zahar dikabarkan segera berkumpul di RS Asy-Syifa.

Sumber-sumber medis mengabarkan kesehatan Umm Nidhal menurun drastis sejak tadi malam. Sumber tersebut juga memastikan bahwa penyebab sakitnya adalah semakin akutnya kanker hati (sirosis) serta infeksi usus besar yang sudah dideritanya sejak bertahun-tahun. Dalam setahun terakhir, Umm Nidhal beberapa kali ke Kairo untuk pengobatan.

Umm Nidhal dilahirkan di Asy-Syuja’iyah di kota Gaza tahun 1949, dan menjadi anggota Majelis Tasyri’ sejak tahun 2006.

Semoga Allah mengumpulkan beliau dengan anak-anaknya dan para Syuhada di Syurga Firdaus. Semoga kita menyusulnya juga.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir Temukan 14 Patung Kuno di Luxor
Tulisan selanjutnya Horor Penjara Rezim Assad: Wawancara Sahabat Suriah dengan Bekas Tawanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Berita
19 Oktober 2026 21:48
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?