Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Al-Modallal Jadi Juru Bicara Hamas

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 12 November 2013 14:14 2:14 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 12 November 2013 14:14
Bagikan
Isra al-Modallal di ruang kerjanya di kota Gaza.
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang wanita berpendidikan Inggris ditunjuk menjadi juru bicara Hamas. Ia menjadi wanita pertama yang menjadi juru bicara dalam organisasi pergerakan tersebut.

Isra al-Modallal, yang mengenyam pendidikan di Grange College of Technology di Bradford saat berusia 10 sampai 14 tahun, akan bertugas menyampaikan informasi mengenai organisasi itu kepada media asing dari Gaza, wilayah yang sedang dalam isolasi Zionis Israel.

Berbicara kepada The Daily Telegraph, Senin (11/11/2013), ia mengatakan, penunjukannya itu untuk memberi gambaran manusiawi terhadap orang-orang Palestina .

“Tugas utama saya untuk memberikan gambar yang tepat dan manusiawi mengenai masalah Palestina,” kata al-Modallal, berbicara di rumahnya di Rafah, wilayah yang berbatasan dengan Mesir.

Dia mengatakan, akan menekankan upaya perjuangan kemanusiaan yang dihadapi wilayah itu, yang 1,8 juta penduduknya sedang dalam keadaan terkekang dan mengalami kekurangan akibat blokade Zionis Israel yang telah berlangsung bertahun-tahun dan penghancuran terowongan oleh pemerintah militer Mesir.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Wanita berusia 23 ini lahir dan dibesarkan di Mesir sebagai pengungsi Palestina. Ia tergerak berada di dalam pekerjaan itu karena banyak orang masih belum memahami keadaan Palestina.

“Kebanyakan orang di Inggris bahkan tidak tahu Palestina,” katanya. “Saya sering terpaksa mengatakan berasal dari Israel, dan wilayah saya sedang dijajah Israel. Teman-teman saya sering bertanya,  Palestina ada di mana? Di Afrika atau Jepang? Kok tidak ada di peta, kecuali negara bernama Israel.”

“Tentu saja hal itu mengecewakan saya. Saya punya negara. Sebagai pengungsi, saya tidak dapat menemukan negara saya di peta. Saya pun harus menjelaskan kepada kawan-kawa saya bahwa Palestina berada di bawah pendudukan Israel.”

Saat di Inggris al- Modallal pernah aktif dalam demonstrasi menolak invasi ke Irak pada tahun 2003. Terhadap Manchester sebagai kota favoritnya, dia mengatakan, berencana untuk kembali ke Inggris di masa depan untuk mengambil gelar master.

Ia mengatakan, ia mendapat pekerjaan ini karena lulusan Studi Media dari Universitas Islam Gaza dan bekerja sebagai wartawan lokal pada saluran televisi al-Kitab. Ia pernah mewawancarai Lauren Booth, adik ipar Tony Blair, dan Noam Chomsky, pemikir politik sayap kiri  Amerika Serikat.*

 

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMAS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mufti Saudi: Asyuro 1435 H Jatuh Hari Kamis
Tulisan selanjutnya Gubernur Aceh Minta Instansi Vertikal Berzakat Melalui Baitul Mal Aceh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?