Hidayatullah.com—Pusat Studi Israel “Al Quds Center”, hari Rabu (21/10/2015), merilis data terbaru jumlah syuhada Palestina yang gugur selama 21 hari Intifada al Quds mencapai 52 syuhada dan 6252 terluka.
Data ini diambil selama konfrontasi yang terjadi di seluruh penjuru Palestina terjajah, sebagaimana dikutip Palestine Information Centre (PIC).
Kerugian Pihak Palestina
Al Quds Center juga mengatakan sejak meletus Intifada al Quds sudah 52 pemuda Palestina syahid dan 6252 terluka. Menurut data, 699 terluka akibat terkena tembak timah panas Zionis, 1850 terkena tembak peluru karet, 3300 terkena tembak gas, 90 terkena serangan pukulan, 2 karena aksi penabrakan dan sejumlah korban dengan cara lain.
Menurut data, serangan para pemukim Yahudi mencapai 227 serangan. Sebanyak 135 serangan terhadap mobil Palestina, 43 serangan pemukulan terhadap warga Palestina, pembunuhan langsung, penikaman di Dimona dan sisanya serangan pada rumah-rumah dan properti Palestina.
Jihad ke Tepi Barat
Sementara itu, akumulasi perlawanan membuat pekumpulan dokter Palestina dari Jalur Gaza bersiap pergi ke Tepi Barat guna menolong dan menangani sejumlah besar warga Palestina yang menderita luka-luka akibat serangan-serangan Zionis.
“Kementerian kesehatan berencana mengirimkan delapan dokter dari Jalur Gaza untuk menolong warga di Tepi Barat dan menjahit luka-luka sejumlah besar orang yang terluka di sana,” kata juru bicara kementerian, Ashraf al-Qudra, hari Ahad (18/10/2015) lalu.
Qudra menambahkan, kementerian sedang berupaya memperoleh izin perjalanan bagi para dokter, yang terdiri atas para ahli anestesi dan dokter-dokter bedah. Juru bicara menegaskan bahwa langkah ini merupakan tugas kemanusiaan dan moral terhadap warga Palestina di Tepi Barat. Sekitar 50 warga Palestina tewas dan lebih dari 2.500 lainnya menderita berbagai luka sejak Intifada Al-Quds dimulai pada awal Oktober.
Kerugian Pihak Zionis
Intifada al-Quds tak hanya banyak menjadikan para syuhada sebagai martir. Di lain pihak, banyak kerugian diderita pihak Zionis. 9 orang Zionis tewas sejak meletusnya Intifada al Quds awal Oktober lalu.
Sebanyak 214 Zionis terluka, 1097 peristiwa pelemparan di 35 titik konfrontasi, yang paling sengit di Betlehem, Ramallah, al Quds, Nablus dan Jalur Gaza.
Juga terjadi sebanyak 357 peristiwa pelemparan molotov dan bom buatan lokal di seluruh wilayah Palestina, 39 peristiwa penembakan terakhir di Hebron pada Selasa kemarin, 49 aksi penikaman dan penabrakan, 457 peristiwa pelemparan molotov dan bom ranjau. Dan terakhir tiga aksi yang terjadi hari Selasa kemarin dan aksi yang terjadi Rabu sore kemarin.
Media-media Israel menyebutkan, operasi penikaman yang terus berlanjut, membuat lumpuh perekonomian Negara penjajah ini.*