Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Wakil Presiden AS Bertandang ke Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Januari 2018 17:37 5:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Januari 2018 17:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Presiden AS Mike Pence memulai kunjungan ke Israel pada hari Ahad setelah disebut sebagai “teman baik” oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan juga kecaman dari Palestina dan masyarakat internasional mengenai pengakuan AS atas Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai Ibu Kota Israel.

Dilansir dari Daily Sabah, Pence disambut di Bandara Ben-Gurion Tel Aviv oleh menteri pariwisata Israel dan tidak memberikan pernyataan kepada wartawan sebelum pergi ke Yerusalem.

Kunjungan ini menandai pertama kalinya pejabat tinggi setaraf pemimpin negara dari AS bertandang ke dua negara yang dekat dan terlibat langsung dalam pusaran isu Baitul Maqdis sejak Presiden Donald Trump membuat deklarasi sepihak tersebut pada 6 Desember 2017 lalu dan berjanji akan memulai proses perpindahan kedutaan Amerika ke kota tersebut, yang statusnya merupakan jantung konflik Israel-Palestina.

Baca: Lionel Messi Bersama Barcelona Kunjungi Israel

Di Amman, Pence telah berdiskusi dengan Raja Abdullah II dari Yordania. Usai dialog tersebut, keduanya menyatakan ‘setuju untuk tak sepakat’ terkait langkah unilateral AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Demikian seperti dikutip dari The Guardian (22/1/2018).

Usai dialog dengan Pence, Raja Abdullah mengatakan bahwa Yordania tetap mendukung agar ‘Yerusalem Timur menjadi ibu kota negara Palestina yang merdeka, hidup bersandingan bersama penjajah Israel’.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Perjalanan Pence ke wilayah tersebut ditunda selama lebih dari sebulan karena keputusan AS mengenai Yerusalem menimbulkan keresahan yang meluas dan menarik penghukuman dari para pemimpin daerah.

Pada bulan Desember, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan ulama terkemuka Mesir dan Kristen membatalkan pertemuan dengan Pence mengenai keputusan Yerusalem.

Baca: 10 Cara, Anda sudah Membantu Yahudi-Israel

Kemarahan dunia Arab karena Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada 6 Desember telah membuat rencana pertemuan selama lawatan Pence ini dibatalkan.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menolak menemui Pence karena pengumuman Trump itu. Biasanya, kunjungan petinggi Amerika ke kawasan selalu mencakup pertemuan dengan Palestina.

Netanyahu sendiri, beberapa jam sebelum Pence tiba di Tel Aviv, memuju dengan menyebut Pence sebagai ‘teman baik negara palsu Israel’. Ia juga mengatakan bahwa keduanya akan membahas isu agresi dan nuklir Iran serta perdamaian dan keamanan di kawasan. */Sirajuddin Muslim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatASBaitul MaqdisBenyamin NetanyahuisraelMike PenceWakil PresidenYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Metafora Pencarian Tuhan, dan Sekerat Daging
Tulisan selanjutnya 17 Pengungsi Suriah di Libanon Membeku Hingga Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Berita
27 Agustus 2026 14:15
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?