Hidayatullah.com—Hari Selasa (05/01/2015) militer panjajah Israel mulai membagikan pelindung leher kepada para serdadunya yang ditemparkan di pos-pos perlintasan militer di Tepi Barat dan di lokasi-lokasi penjagaan untuk menghadapi aksi-aksi penikaman yang mengancam mereka.
Dikutip Palestine Information Centre dari Reuters militer Zionis membagikan 850 pelindung leher kepada para serdadu yang tersebar di pos-pos perlintasan militer dan di pos-pos penjagaan di Tepi Barat. Para serdadu akan menggunakan alat pelindung ini sebagai perlindungan diri dari aksi-aksi penikaman yang dilakukan para pemuda Intifada al-Quds.
Alat pelindung leher baru ini terbuat dari plastik keras yang tidak memungkinkan pisau atau senjata tajam lainnya menembusnya. Alat ini dikhususkan untuk melindungi leher para serdadu dari serangan penikaman.
Disebutkan bahwa para pemuda Intifada al-Quds telah melakukan lebih dari 74 aksi penikaman, di samping 44 upaya aksi penikaman, selama tiga bulan pertama Intifada. Data tersebut berdasarkan dokumentasi dari Pusat Studi Israel-Palestina “Quds Center”.
Seorang pemukim Zionis luka-luka Selasa pagi akibat operasi tikam yang dulakukan di dekat persimpangan Gaust Atzion, sebelah selatan Betlehem.
Situs 0404 Ibrani menyebutkan, pemukim terluka akibat tikaman kelompok perlawanan yang langsung dibalas tembakan peluru kea rah pelaku hingga gugur syahid.
Sementara itu, Israel melarang kegiatan warga yang menuju Betlehem, sebelah sutara Atzion dan kota Hebron, selatan Tepi Barat. Sedangkan mobil ambulanya sudah disiapkan untuk mengeevakuasi serdadu yang terluka.*