Sahabat Al-Aqsha & Hidayatullah,com—Sekitar seratus dari 600an orang peserta kafilah kapal kemanusiaan Freedom Flotilla (Bahtera Kemerdekaan) yang akan menembus blokade militer Israel ke Gaza, sore ini menandatangani kontrak janji setia.
Guldan Sonmiz, pengacara hak asasi manusia IHH, menjelaskan kepada seluruh peserta, bahwa kontrak janji setia ini sangat penting, guna mengantisipasi krisis internasional yang mungkin saja terjadi bila Israel melakukan tindakan-tindakan anarkis.
Guldan yang berjilbab hitam dan berkacamata itu merupakan salah satu pengacara yang ikut berjuang membebaskan Izzet Sahin, kepala kantor IHH di Tepi Barat, yang baru-baru ini dipenjara dan diintimidasi oleh Israel selama 19 hari. Menurut Guldan, sebagian besar pertanyaan interogator Israel kepada Izzet berkisar masalah kafilah kapal kemanusiaan yang dipimpin IHH.
“Sangat beralasan jika kita menyimpulkan bahwa penangkapan Izzet adalah intimidasi terhadap rencana kafilah ke Gaza,” kata Guldan. Namun menurutnya, “Tindakan Israel itu tidak menghasilkan apa-apa selain justru membuat kita semakin bersemangat berangkat ke Gaza.”
Izzet Sahin sudah dibebaskan Israel pekan silam.
Tiga halaman kontrak itu diantaranya berisi pernyataan akan setia kepada apapun sikap dan aksi kepemimpinan kafilah, terutama dalam keadaan kritis. Sebagaimana diketahui pihak Israel telah menyatakan akan menyambut 9 kapal kafilah kemanusiaan ini di lepas pantai Gaza, dengan dua atau tiga kapal berisi kelompok-kelompok Yahudi radikal.
Kepemimpinan kafilah yang terdiri dari 3 kapal Turki, 4 kapal Inggris, dan dua kapal Yunani-Swedia merupakan sebuah tim syura yang beranggotakan 6 orang wakil dari 6 organisasi terbesar yang mengawali dan memimpin gagasan kafilah ini. Diantara keenam organisasi itu adalah IHH dan Free Gaza Movement.
Kontrak janji setia itu juga mengharuskan peserta membubuhkan nama-nama orang yang akan dikontak oleh IHH, jika terjadi sesuatu, berikut alamat e-mail dan nomor teleponnya.
Semua lembaran kontrak dan nomor darurat itu akan dimasukkan ke basis data Pusat Krisis Kafilah Freedom Flotilla yang bermarkas di kantor pusat IHH di Istanbul. [Dzikrullah, Santi Soekanto, Surya Fachrizal/hidayatullah.com]
foto: Sahabatalaqsha.com
& Hidayatullah.com