Hidayatullah.com–Samahah Goldan, ayah dari tentara tersandera kelompok perlawanan Palestina di Gaza, Hadar Goldin meminta Dewan Knesset untuk segera bertindak mendesak pemerintah Zionis agar segera mengembalikan anaknya yang disandera pejuang Hamas.
Jaringan TV berbahasa Ibrani yang melansir pernyataan Hadar menyebutkan, telah dua tahun lebih pemerintah Zionis-Israel tidak berbuat apapun untuk mengembalikan anaknya dan telah tiba masanya bagi Knesset untuk bekerja mengembalikan anaknya.
Pernyataan ayahnya Goldan ini muncul beberapa saat setelah rapat khusus dengan komunitas pembebasan tentara serdadu Israel tersandera.
Goldan meminta Knesset agar mendorong pemerintahnya agar segera mengembalikan anaknya.
Sebelumnya, dikutip PIC, Brigade Izzuddin Al-Qossam menolak memberikan informasi apapun terkait para tentara Zionis-Israel yang masih disandera, sebelum pemerintah Zionis membebaskan semua tawanan yang telah dibebaskan sebelumnya dalam pertukaran tawanann pertama dengan Hamas.
Tak Mampu Kembalikan Jasad Serdadu yang Ditahan Hamas, Penjajah Zionis Dianggap Lemah
Sampai hari ini Markas Besar Militer penjajah Israel diam dan melarang stafnya memberikan statmen apapun terkait hilangnya dua perwira tinggi (Shaul Aron dan Hadar Goldin) akibat diculik Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, saat agresi Israel ke Gaza tahun 2014.
Brigade Al-Qassam dikutip PIC sempat mengungkap pada Kamis (27/08/2015), rincian operasi yang dilancarkan para pejuangnya menghadapi militer Israel di kota Rafah, Gaza Selatan, pada awal Agustus tahun lalu, pasca pertempuran, militer Israel menyatakan kehilangan seorang perwiranya.*