Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Penjajah Gunakan Kelompok Kriminal di Gaza untuk Lawan Pejuang Hamas

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Juni 2025 16:37 4:37 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Juni 2025 15:45
Bagikan
Yasser Abu Shabab, tokoh klan kriminal lokal dan pemimpin Popular Forces, di Rafah yang membantu penjajah 'Israel'
Bagikan

Hidayatullah.com—Penjahat perang Benjamin Netanyahu mengakui pemerintahnya menggunakan kelompok kriminal bersenjata lokal di Gaza untuk membantu penjajah melawan semua pejuang pembebasan Palestina, termasuk Hamas.

Pernyataan itu disampaikan Netanyahu dalam video yang diunggah di platform X, Kamis (5/6/2025), setelah serangan militer ‘Israel’ terbaru menyebabkan sedikitnya 52 warga Palestina gugur di Jalur Gaza.

Netanyahu mengatakan bahwa pemerintah telah “mengaktifkan” klan-klan kuat di Gaza berdasarkan saran dari para pejabat keamanan.

Pernyataan ini sekaligus menjadi pengakuan publik pertama dari pemerintah ‘Israel’ bahwa mereka mendukung kelompok bersenjata Palestina yang berbasis pada kekuatan keluarga di wilayah tersebut.

Melansir Al Jazeera, kelompok-kelompok ini dituduh oleh pekerja kemanusiaan melakukan kejahatan, termasuk menyerang warga sipil dan mencuri bantuan dari truk-truk logistik.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Kondisi Gaza saat ini sangat memprihatinkan, dengan ancaman kelaparan besar akibat blokade ketat yang diberlakukan ‘Israel’ sejak Oktober 2023.

Seorang pejabat ‘Israel’ yang dikutip oleh kantor berita Associated Press menyebut salah satu kelompok yang dimaksud Netanyahu adalah Popular Forces, dipimpin oleh Yasser Abu Shabab, tokoh klan kriminal lokal di Rafah.

Bulan lalu, harian Haaretz melaporkan aktivitas kelompok ini terdiri dari sekitar 100 pria bersenjata yang beroperasi dengan restu diam-diam dari militer ‘Israel’.

Dalam beberapa pekan terakhir, kelompok Abu Shabab mengumumkan secara daring bahwa mereka membantu mengamankan pengiriman bantuan ke pusat distribusi baru yang didukung Amerika Serikat dan ‘Israel’, yang dijalankan oleh organisasi misterius bernama Gaza Humanitarian Foundation (GHF).

Hamdah Salhut Jurnalis Al Jazeera yang melaporkan dari Amman, Yordania, menyebut bahwa pengakuan Netanyahu ini memicu kritik luas.

“Oposisi ‘Israel’ menyatakan bahwa tidak ada konsultasi di dalam kabinet mengenai hal ini. Netanyahu menyebut kelompok bersenjata ini bisa membantu ‘Israel’ mengalahkan Hamas di Gaza,” ujarnya.

Namun, strategi ini menuai penolakan di dalam negeri. Banyak warga pendatang ‘Israel’ menilai kelompok-kelompok itu sebagai organisasi kriminal bersenjata yang tidak seharusnya dipersenjatai, apalagi dengan senjata milik penjajah ‘Israel’.

Netanyahu menyampaikan pengakuannya pada hari yang kembali berdarah di Gaza. Militer ‘Israel’ menggempur berbagai target di seluruh wilayah pesisir yang terkepung itu, sementara penduduknya berada di ambang kelaparan massal akibat blokade total.

Sejak pekan lalu, lebih dari 100 warga Palestina dilaporkan syahid dan puluhan lainnya terluka dalam insiden mematikan di lokasi distribusi bantuan yang dikelola GHF.

Dalam empat kejadian terpisah, tentara ‘Israel’ melepaskan tembakan ke arah warga Palestina yang sedang mengantre bantuan, memicu kecaman luas dari komunitas internasional.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuHAMASHeadlineisraelkelompok kriminalpenjahat perangYasser Abu Shabab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Innalilahi, Pendakwah Yahya Waloni Meninggal Usai Khutbah Jumat
Tulisan selanjutnya Berkurbanlah, Jangan Jadi Korban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?