Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Para ‘Pemuja Setan’ yang Mengubah Musik

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Desember 2015 12:16 12:16 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Desember 2015 12:15
Bagikan
John Michael Osbourne, lebih dikenal Ozzy Osbourne vokalis grup musik heavy metal Black Sabbath yang tampilannya seperti pemuja setan
Bagikan

Black Sabbath mengatakan semua sudah berakhir. Tur terakhir band itu – yang disebut The End – berlangsung pada Januari, dan kuartet asal Inggris ini seakan berjalan terpincang-pincang menuju garis finis karir mereka yang bertahan hampir setengah abad.

Selama beberapa dasawarsa sang vokalis Ozzy Osbourne sudah keluar masuk pusat rehabilitasi, drummer Bill Ward dipecat pada 2012 karena perselisihan mengenai royalti, dan gitaris Tony Iommi berjuang melawan kanker.

“Saya sebenarnya tidak dapat melakukannya lagi,” kata Iommi baru-baru ini kepada majalah Rolling Stone. “Tubuh saya tidak mampu lagi mengatasinya,” ujarnya kepada BBC.

Terdengar sebagai cara yang sedih bagi sebuah band heavy metal besar untuk mengundurkan diri. Tetapi meskipun mereka memiliki nama besar, Sabbath tidak pernah menjadi ‘dewa’ seperti Led Zeppelin atau The Rolling Stones. Osbourne, Iommi, Ward dan pemain bass Geezer Butler tampak lebih seperti golongan kerah-biru yang memiliki persamaan dengan penonton mereka dibandingkan dengan bintang rock jet-set.

Rock ‘n’ roll merupakan garis hidup bagi empat anggota pendiri band dari Birmingham, Inggris. Kota industri yang suram itu hanya menawarkan sedikit pilihan bagi anak-anak laki-laki dari kalangan kurang mampu selain bekerja di pabrik atau bergabung dengan geng.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

 

tony_iommy_ozzy_osbourne
Tony Iommy dan Ozzy Osbourne di satu panggung. Dalam Ozzy menanggapi albunya, “menghisap marijuana, bodoh, ceroboh, terlalu keras dan jelek: tentu saja rock tenggelam pada titik terendah dengan omong kosong setan ini.”

Osbourne mengalami gangguan perkembangan terutama dalam berkonsentrasi (dikenal dengan istilah attention deficit disorder atau ADD) dan disleksia, dan karena itu tidak pernah menjadi murid yang cukup baik untuk melampaui batas kelas pekerja Inggris.

Iommi berupaya mencari jalan keluar dengan mengikuti pelatihan untuk menjadi seorang petinju. “Itu sangat menyedihkan, akhir dari dunia bagi kami,” kata Iommi kepada saya dalam sebuah wawancara. ”Merupakan sebuah kemewahan untuk keluar dari sana.”

Black Sabbath mencerminkan kebuntuan dunia dalam gelap, musik yang mengubur era Flower Power di bawah nada-nada tinggi, petikan gitar dan gebukan drum yang keras. Ini menjadi suara baru – berat, suram dan dengan lirik-lirik ala film horor.

Para pangeran kegelapan

Pada lagu pertama dalam album perdana Black Sabbath 45 tahun yang lalu, guntur bergemuruh, bel di pemakaman berbunyi, dan suara Osbourne bergetar: “Apa yang berdiri di hadapanku/Sosok hitam yang menunjuk ke arahku.” Empat album pertama band ini, termasuk lagu klasik seperti Iron Man, Paranoid dan Supernaut, dibangun dengan dasar heavy metal.

Namun ulasan The Rolling Stone Album Guide menyebut album itu tidak menarik: “menghisap marijuana, bodoh, ceroboh, tidak berjiwa, terlalu keras dan jelek: tentu saja rock tenggelam pada titik terendah dengan omong kosong setan ini.”

Robert Christgau, yang menunjuk dirinya sendiri sebagai dekan kritik rock Amerika, juga meremehkan, ”Band ini merupakan ‘Penganut Kristen/pemuja setan/liberal yang suram… ini merupakan eksploitasi amoral yang dungu.'”

Penghinaan itu justru memperkuat ikatan yang kuat antara Black Sabbath dan penggemar mereka. Dalam bukunya Heavy Metal: Sebuah Sosiologi Kultural, profesor sosiologi Deena Weinstein menegaskan bahwa band-band heavy metal dan penggemarnya sudah seperti penderita lepra dalam arus utama rock, orang buangan yang menjadi “bangga sebagai sampah masyarakat” dan yang berusaha untuk melindungi kelompok mereka sendiri dari lingkungan luar.

Sabbath berhasil menjual jutaan rekaman dan tiket pertunjukan kepada ‘pasukan’ anak-anak muda yang sama-sama merasa diabaikan. Kuartet ini merebut perhatian kalangan penonton yang tidak menyukai generasi cinta-damai di tahun 60an.

Ini adalah generasi yang memiliki ekspektasi yang rendah, yang bekerja delam tekanan, dan tidak memiliki masa depan, sama dengan yang ditunjukan oleh Sex Pistols dan The Stooges. Ozzy dan rekan-rekannya menjadi orang-orang yang diremehkan, namun berhasil melakukan lebih dari yang diharapkan.

Black Sabbath1
Dalam bukunya Heavy Metal: Sebuah Sosiologi Kultural, profesor sosiologi Deena Weinstein menegaskan bahwa band-band heavy metal dan penggemarnya sudah seperti penderita lepra dalam arus utama rock, orang buangan yang menjadi “bangga sebagai sampah masyarakat”

Kiprah band berlanjut selama beberapa tahun. Sebagai seorang artis solo, Osbourne memicu kemarahan figure otoritas agama dan digambarkan sebagai orang gila yang dituding memotong kelelawar dan merpati di panggung. Band ini berulangkali menghancurkan diri sendiri karena masalah ketergantungan narkoba, reuni setengah hari dan percekcokan internal.

Mencari ‘cahaya’

Namun entah bagaimana mereka bertahan dan penghargaan terhadap mereka meningkat. Di akhir tahun 90an, Sabbath meraih sebuah penghormatan atas pengaruh mereka yang tidak terbantahkan terhadap generasi kedua dan ketiga band heavy-rock seperti Metallica, Soundgarden, Kyuss, Pantera dan Electric Wizard. Mereka dimasukan dalam Rock ‘n’ Roll Hall of Fame pada 2006.

Bersamaan dengan pemberian kehormatan ini, citra Osbourne sebagai jelmaan setan bermetamorfosis menjadi monster yang menawan tetapi gila pesta dan seorang pria cinta keluarga yang dilecehkan.

Dalam perjalanan sirkus metal Ozzfest, dia menguyur kepalanya dengan air, dan maskara di matanya meleleh ke wajahnya ketika dia meminta kepada penggemarnya untuk “Menjadi gila!”

Dalam serial reality TV The Osbournes, dia menyindir dirinya sendiri dan seluruh gagasan patrarki. Ketika anak-anaknya bertengkar, Ozzy yang menggunakan celana olahraga akan mengangkat tangannya dan berjalan sambil bergumam.

Osbourne telah menjadi sosok yang digambarkan memiliki kerentanan emosi. Sang penyanyi masih menjadi dewa rock yang kerap mencela diri sendiri, seorang pria yang mengetahui dia secara tak terduga meraih suatu karir yang melebihi seluruh perkiraan termasuk dirinya sendiri.

Dia tiba-tiba termenung ketika saya bertanya kepada dia beberapa tahun yang lalu mengenai berapa lama lagi dia berencana untuk tetap berada di jalanan. “Saya selalu bertanya kepada (istri dan manajernya) Sharon, ‘Berapa lama kamu pikir ini akan terus berjalan?’” kata Osbourne.

“Dan dia mengatakan kita akan mengetahuinya jika waktunya tiba, dengan tatapan yang simpatik, selagi saya berdiri seperti rusa di bawa sorotan lampu besar. Hal itu berarti saya akan bermain sampai mereka berhenti menonton saya.”

Banyak anak remaja dan anak baru gede (ABG) bermimpi menjadi pemusik. Faktanya, mereka yang popular dengan gemerlap musik, satu-satu mulai meninggalkan panggung. Saat ini Black Sabbath, atau apa yang tersisa dari mereka, ingin memberikan sesuatu sebelum mengucapkan selamat tinggal.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Black SabbathLed ZeppelinMetalmusikmusik rockrocksetanThe Rolling Stones
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 10 Syarat Menjadi Muslimah yang Kuat [1]
Tulisan selanjutnya Two State Solution, Bukan Solusi Sejati Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?