Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Kisah Perjalanan Putri Gaza Tiba di Ternate

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Februari 2013 05:08 5:08 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Februari 2013 05:08
Bagikan
Bagikan

SETELAH berada di Jakarta selama satu minggu, akhirnya keluarga Abdillah Onim dan istrinya Rajaa Al-Hirthani Onim, seorang Muslimah keturunan Jalur Gaza yang dipersuntingnya pada bulan Februari 2011 bertolak ke Ternate dengan tujuan Galela, kota tempat kelahiran Abdillah Onim.

Setibanya di Ternate, Abdillah dan istri bersama putri buah cinta mereka, Marwiyah Filindo langsung dijemput secara istimewa oleh Wakil Gubernur (Wagub) Haji Abdul Gani Kasubah beserta istrinya. Seperti kehadiran tamu penting, penjagaan ketatpun terlihat di sekitar Bandara Sultan Babullah Ternate. Jamuan resmi dilakukan Wagub Haji Gani Kasubah dengan dikawal oleh pihak keamanan Kota Ternate.

https://mail-attachment.googleusercontent.com/attachment/u/0/?ui=2&ik=7e…

Raut wajah Rajaa istri Abdillah yang dikenal hafal al_Quran ini terlihat bingung, heran dan bahagia. Maklum, baginya, ini pertama dalam hidupnya mendapat kesempatan untuk keluar Jalur Gaza dan berada di bagian kecil dunia bernama Galela, di Maluku Utara. Dillah, begitu panggilan akrab Abdillah Onim disambut dengan acara pesta adat yang begitu meriah.

Baginya dan bagi warga ini merupakan acara penjemputan pertama kali yang sangat meriah dan ramai.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

https://mail-attachment.googleusercontent.com/attachment/u/0/?ui=2&ik=7e…

Besarnya antusiasme warga Maluku Utara khususnya warga Galela dalam acara tersebut bahkan dinilai setara dengan acara politik. Pengawal sangat ketat dilakukan oleh pihak kepolisian di Galela dan Tobelo, mengingatkan acara kampanye atau acara kedatangan pejabat pusat di daerah tersebut.

Acara penjemputan ini merupakan inisiatif warga Galela yang di ketuai oleh Ketua Kantor Urusan Agama Galela, bekas Wakil Bupati Galela, tokoh masyarakat dan masyarakat Galela pada umumnya. Acara ini dilakukan, karena bagi mereka, ini pertama kali Dillah membawa keluarganya yang berasal dari tanah ribath Jalur Gaza. Kedua, ini juga kali pertama warganya dari Galela pulang kampung setelah semenjak tahun 2010 mendedikasikan menjadi relawan MER-C Indonesia setelah berada di Gaza guna membangun rumah sakit. Bagi warga, Abdillah Onim adalah saksi sejarah kebiadan Zionis-Israel kepada warga Palestina di Gaza sejak perang yang berlangsung selama 8 hari.

https://mail-attachment.googleusercontent.com/attachment/u/0/?ui=2&ik=7e…

Dilla dan istrinya mengaku tak mengetahui jika acara yang diadakan oleh warga Galela sedemekian meriahnya.

“Karena informasi yang kami terima hanya penjemputan dengan suguhan tarian Ccakalele dan pesta adat, akan tetapi malah muncul inisiatif dari warga Galela. Tidak hanya suguhan tarian Cakalele dan pesta adat tetapi malah mengadakan mundu mantu. Dan pertama kali dalam sejarah warga Galela melakukan acara semeriah ini,” ujar Abdillah Onim.

“Warga Maluku Utara sangat bangga memiliki putra yang punya jiwa kemanusiaan dan kepeduliaan tinggi yang ditugaskan hingga ketingkat internasional,” ujar seorang warga.
“Ini acara penjemputan termeriah selama saya bertugas di Galela,” ujar seorang petugas intel di Halmahera Utara.

Menurut pengakuan warga sekitar, acara ini mengalahkan kunjungan SBY sekalipun. Maklum, saking meriahnya, pasar dan toko harus tutup. Dan aktifitas warga Galela untuk sementara dihentikan demi menghadiri dan menyaksikan langsung acara pernjemputan pasangan antar Negara ini.

https://mail-attachment.googleusercontent.com/attachment/u/0/?ui=2&ik=7e…

Selain pesta adat, dalam acara tersebut juga dimanfaatkan penggalangan dana untuk pembangunan rumah sakit yang dibangin MER-C di Gaza. Dana terkumpul dalam pesta adat tersebut sebanyak Rp.5.140.000. Yang menarik, istrinya, Rajaa menyumbangkan dana senilai 100 USD dan Rp 600 ribu.

Perjalanan Melelahkan

Perjalanan cukup melelahkan bagi istri Abdillah pun sudah dirasakan semenjak awal keluar dari Mesir. Maklum, untuk keluar dari Gaza bukanlah pekerjaan mudah hingga sampai ke Indonesia.

Selain itu, tiket pesawat NBA rute penerbangan Ternate menuju Galela tiba-tiba dibatalkan dengan alasan pesawat tersebut sudah tidak beroperasi lagi. Alhasil, Abdillah, Rajaa dan Filindo tidak memiliki solusi lain kekcuali harus menempuh jalur darat alias Ternate dengan menggunakan mobil menuju Galela.

https://mail-attachment.googleusercontent.com/attachment/u/0/?ui=2&ik=7e…

Bagi Rajaa al Hirthani, perjalanan menempuh dunia luar selain Gaza cukuplah mencengangkan. Baginya, inilah pertama kali semenjak lahir hingga telah memiliki seorang putri ia sempat menikmati speedboat dengan sedikit gelombang selama perjalanan. Alhamdulillah, Rajaa mengaku tidak merasa takut sedikitpun bahkan dengan khusu’ ia bisa menikmati shalat dzuhur selama dalam perjalanan di dalam speedboat.

Dalam perjalanan, sempat sang suamu menggodanya, dengan membisikkan ke telinganya bila pasukan speedboad Zionis-Israel sedang mendekat.

“Ya Allah, di mana.. di mana..,” ujar Rajaa sembari membalikkan badan.
Ia baru sadar ketika terdengar suasana tertawa menyelimuti speedboat.

“Astaghfirullah, saya lupa ya kalau sedang berada di laut Ternate, bukan laut Gaza,” ujar Rajaa ditirukan Abdillah Onim.

Tak urung, acara ini membuat haru Abdillah Onim dan istrinya. Dillah mengaku bersyukur karena Allah Subhanahu Wata’ala bisa memberikan kesempatan kepadanya bertemu keluarga di kampung serta dapat berdakwah dengan menceritakan kejadian yang terjadi di Jalur Gaza Palestina.

“Saya ucapkan terima kasih kepada warga Maluku Utara Halmahera, utara khususnya Galela, Tobelo dan Ternate yang telah memberikan support kepada saya dan telah mengadakan acara yang sangat luar biasa,” ujarnya.

“Saya sangat senang dapat diberi kesempatan ke Indonesia dan berdakwah di Indonesia dan tak percaya bisa berada di Indonesia,” ujar Rajaa al Hirthani.

Abdillah onim menikah pada Februari 2010 dengan muslimah yang juga seorang penghafal al-Quran dari Jalur yang bernama Rajaa al Hirthani. Kini mereka telah dikaruniai buah hati berusia satu tahun.

Menurut Abdillah Onim, kecantikan anaknya, Marwiyah Filindo Onim, mewakili percampuran antara Indonesia dan Palestina. Marwiyah diambil dari nama ibunda tercinta sedangkan Filindo itu diambil dari dua negara yang sangat kuat ikatan darah dan batin, yatitu Filistin (Palestina) dan Indo (Indonesia).*/Diceritakan Abdillah Onim, wartawan TV One dan relawan MER-C di Gaza

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 300 Muslimah akan Adakan Aksi #GerakanTutupAurat
Tulisan selanjutnya MUI: Tindak Hakim Agung Pemberi Keringanan Pelaku Narkoba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?