Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

‘Semoga Islam Semakin Benderang di (Masjid) Long Melaham’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Desember 2017 22:04 10:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Desember 2017 14:37
Bagikan
Suasana gelap gulita diterangi secercah cahaya saat rombongan dari Jakarta dan sebagian kecil warga menunaikan shalat berjamaah di Masjid Al-Ikhlash, Long Melaham, Kabupaten Mahakam Ulu, Desember 2017.
Bagikan

SEORANG nenek paruh baya tertatih-tatih berjalan kaki menuju Masjid Al-Ikhlas. Sebuah bangunan berbentuk panggung dengan interior berbahan kayu ulin khas Kalimantan.

Nenek Iko, demikian nama wanita berumur 76 tahun itu. Ia duduk seorang diri di pojokan masjid. Di atas sajadahnya, mulutnya tampak komat-kamit selayaknya berdzikir. Suasana masjid itu gelap, kontras dengan rumah di sekitarnya yang terang benderang.

Masjid Al-Ikhlash terletak di kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, sebuah wilayah di pedalaman Kabupaten Mahakam Hulu (Mahulu), Kalimantan Timur.

Di tengah gulita, nenek tersebut memakmurkan bangunan yang terlihat begitu anggun berdiri di pinggiran Sungai Mahakam tersebut.

“Takmir (masjid)nya pergi ke hilir seminggu, Nak, lagi ada hajatan keluarganya, jadi enggak ada yang nyalain gensetnya,” tuturnya kepada hidayatullah.com sembari ia memberikan senternya ketika kami ingin melaksanakan shalat maghrib.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”
Nenek Iko, salah seorang jamaah Masjid Al-Ikhlash, Long Melaham, Kabupaten Mahakam Ulu, Desember 2017. [Foto: Zulkarnain/hidayatullah.com]

Baca: Laznas BSM-IMS Gelar Khitanan Massal Mualaf Pedalaman Kalimantan Timur

Penghujung Desember 2017 itu, awak media ini bersama rombongan Laznas BSM dan IMS memanfaatkan masjid tersebut untuk shalat berjamaah.

Nenek Iko berada di Long Melaham sejak tahun 1956. Bapaknya asal Banjar dan ibunya dari Kalimantan Tengah. Sang nenek mengaku, ia sangat senang hidup di kampung Long Melaham, meskipun Islam merupakan agama minoritas penduduk di sini.

Ia mengaku, kehidupan beragama masyarakat di sini tetap rukun, walaupun berbeda keyakinan dan aliran kepercayaan.

“Alhamdulillah, kami duduk bersamaan, tak ada yang membedakan antara Islam dan Kristen (secara sosial kemasyarakatan, Red),” tutur nenek yang memiliki enam anak dan 12 cucu ini.

Ia menambahkan, dari hulu hingga hilir kawasan pinggiran Mahakam itu, kebersamaannya bersama warga non-Muslim sudah ia rasakan sejak belia, dan dia merasa aman.

“Aman aja kok, Nak, kami saling menjaga dan saling menyayangi. Ketika kami hari raya mereka datang silaturahim, begitu sebaliknya,” akunya bertutur.

Baca: MUI Mahakam Ulu Beri Bantuan dan akan Bina Mualaf Pedalaman

Di kampung itu banyak mualafnya. Namun demikian, kata dia Masjid Al-Ikhlas tersebut masih sepi.

“Ketika shalat fardu paling satu dua tiga (orang) aja yang hadir, Nak. Kami sudah mengajak mereka (mualaf), tapi ya gitu, mereka berkumpul (di masjid) ketika ada sumbangan atau sembako yang akan dibagikan,” tuturnya sembari menundukkan kepalanya.

Salah satu alasan terbesar sebagian mualaf masih cukup sepi memakmurkan masjid, menurutnya, karena kurangnya pembimbingan agama atas mereka.

Kawasan pedalaman tersebut pun, tuturnya, jarang tersentuh oleh para dai. Hingga kini pun para mualaf kurang dibina agar pemahaman dan semangat beragama mereka terjaga.

Lansia itu berharap, semoga Masjid Al-Ikhlash Long Melaham akan diterangbenderangi oleh semarak ibadah para jamaah yang semakin memakmurkannya kelak.

“Kampung ini jauh dari kota, Nak. Kalau ada yang mau datang -misalnya- tenaga pengajar bagus. Dan kami banyak yang mualaf tapi kurang perhatian,” ungkapnya penuh harapan.* Zulkarnain

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dakwah di pedalamandakwah HidayatullahIMSIslamic Medical ServiceKalimantan TimurLaznas BSMMahakam Ulumemakmurkan masjidmualafmualaf Dayakmualaf pedalamanpedalamanpembinaan mualafShalat Berjamaah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kerugian Akibat Kekerasan Seksual Menyimpang, Tiap Anak Setara USD 180 Ribu
Tulisan selanjutnya UAS Umrah Bertemu Habib Rizieq, Saling Doakan dan Menguatkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?