Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Aplikasi Madsaz Buatan Dosen IPB Ini Bisa Memahami Arti Tangisan Bayi, Dipakai 109 Negara

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Mei 2023 10:30 10:30 am
Ahmad
Dipublikasikan 12 Mei 2023 10:29
Bagikan
Dosen Sekolah Vokasi (SV) IPB, Medhanita Dewi, penemu aplikasi Madzas
Bagikan

Hidayatullah.com—Bagi para orangtua yang baru memiliki anak dan kerap mengalami kesulitan memahami arti tangisan bayi, Anda tidak perlu cemas. Seorang dosen Sekolah Vokasi (SV) IPB, Medhanita Dewi,  berhasil membuat aplikasi penerjemah tangisan bayi yang diberi nama Madsaz.

Aplikasi ini mampu mendeteksi 5 jenis tangisan bayi mulai dari tangisan karena lapar, mengantuk, kembung, bersendawa, dan saat bayi merasa tidak nyaman.

Aplikasi Madsaz telah diunduh ratusan ribu orang. Aplikasi ini memiliki tingkat akurasi hingga 94%.

Cara kerjanya aplikasi ini sederhana. Anda cukup merekam suara tangisan bayi selama beberapa menit dan aplikasi akan menerjemahkan tangisan tersebut.

Medhanita yang merupakan dosen Manajemen Informatika Sekolah Vokasi IPB  mengatakan Madsaz sudah diunduh oleh lebih dari 180 ribu orang.

Baca Juga

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

Menariknya, pengunduhnya tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga dari 109 negara di dunia. Rata-rata mereka ada orang tua muda yang baru memiliki anak.

“Manfaat dari aplikasi ini alhamdulillah sudah banyak membantu ibu-ibu, utamanya yang baru punya anak untuk menerjemahkan tangisan bayinya,” ujarnya dikutip dari laman Ditjen Vokasi, baru-baru ini.

Aplikasi ini sempat menjadi trending topic di awal kemunculannya ini efektif digunakan pada bayi usia 0 hingga tiga bulan. Pada bayi di atas usia tersebut, aplikasi ini tetap masih bisa digunakan, hanya saja tingkat akurasinya tidak setinggi pada bayi usia 0 hingga tiga bulan.

Ia menceritakan ide awal pembuatan aplikasi tersebut pertama kali pada 2011 lalu. Saat itu ia tengah mengandung dan sedang mengikuti seminar tentang tumbuh kembang anak.

“Saya dapat  informasi bahwa bayi itu memiliki bahasa yang dapat dimaknai atau diartikan oleh orang dewasa dan saat itu memang belum ada software yang berbasis Android untuk menerjemahkan tangisan bayi,” jelas Medhanita.

Awalnya Dia mengembangkan dalam bentuk desktop sekitar tahun 2013. Setelah di-launching di tahun yang sama, Medhanita kembali mengembangkan aplikasi tersebut.

Pada tahun 2015, Medhanita kembali mengembangkan dalam bentuk Android. Akan tetapi, pengembangan dalam bentuk Android masih memiliki sejumlah kekurangan.

Tiga tahun berselang setelah melakukan penyempurnaan, akhirnya Medhanita meluncurkan aplikasi tangisan bayi berbasis Android tersebut dan saat ini dapat diunduh melalui Playstore.

“Aplikasi ini tersedia dalam dua bahasa, Inggris dan Indonesia. Aplikasi ini juga bersifat universal bisa digunakan oleh semua bayi,” kata Medhanita.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aplikasi MadsazHeadlineIPBMedhanita DewiTangisan Bayi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dulu Pengajianya Diadang,  Dituduh HTI dan Wahabi, Hanan Attaki Kini Dibaiat jadi Warga NU
Tulisan selanjutnya Presiden Jokowi: Indonesia Siap Bicara dengan Junta Militer, Bantu Penyelesaian Konflik Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Iptekes

Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

2 Maret 2026 16:00
vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?