Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Penyakit Menular Seksual Baru Menyerang Inggris

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 September 2023 20:42 8:42 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 September 2023 20:45
Bagikan
ilustrasi: Penyakit Menular Seksual
Bagikan

Hidayatullah.com—Pakar kesehatan masyarakat telah mengeluarkan peringatan tentang penyebaran wabah baru penyakit menular seksual (IMS) di Inggris. Laman Daily Star melaporkan, infeksi Mycoplasma genitalium (MG) dilaporkan meningkat di negara itu.

MG menimbulkan gejala yang parah dan menyakitkan, sementara para ahli mengatakan kuman penyakit tetap tersembunyi di dalam tubuh selama bertahun-tahun.

Menurut beberapa ahli medis, lebih dari 500.000 warga Inggris adalah pembawa penyakit menular seksual dan sebagian besar dari mereka tidak menyadari bahwa mereka telah terinfeksi.

Sebuah kelompok yang dikenal sebagai Lloyds Pharmacy Online Doctor telah mensurvei 500 orang dewasa Inggris untuk mengetahui seberapa baik mereka mengetahui tentang MG dan kapan terakhir kali mereka menjalani tes IMS.

Temuannya menunjukkan bahwa kurang dari satu dari lima responden pernah mendengar penyakit ini, sementara 90 persen lainnya tidak dapat menyebutkan gejala terkait penyakit MG.

Baca Juga

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor
Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat
Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya
Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

Praktisi kesehatan dari platform layanan kesehatan online, Dr. Neel Patel, mengatakan MG merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma genitalium yang menginfeksi saluran kemih dan sistem sekretori pria dan wanita.

“MG dianggap sebagai penyakit menular seksual baru. Penyakit ini pertama kali terdeteksi pada tahun 1981, sedangkan tes kesehatan untuk mengidentifikasi infeksi tersebut baru tersedia pada tahun 2017,” ujarnya.

Patel menambahkan, MG dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius jika tidak ditangani. Menurutnya, MG juga dikaitkan dengan penyakit radang panggul (PID) yang dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan keguguran pada ibu hamil.

“Jika pasien MG juga mengidap penyakit menular seksual lainnya seperti immunodeficiency virus (HIV), maka mereka berisiko lebih besar menularkan penyakit tersebut kepada orang lain,” jelas Patel.

Ia menambahkan, meski ada pasien MG yang tidak menunjukkan gejala apa pun dan sembuh secara alami, bakteri tersebut tetap berada dalam keadaan laten di tubuhnya selama bertahun-tahun.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan tes untuk mencegah Anda menyebarkan penyakit ini kepada orang lain, kata Patel.

Mycoplasma Genitalium atau MG tidak sama dengan Ebola yang merupakan jenis penyakit baru dan berbahaya. Penyakit ini sebenarnya muncul pertama kali pada tahun 1980-an di Amerika dan Inggris.

Kemunculannya selalu terjadi pada saat musim panas sehingga gangguan ini sering disebut sebagai wabah musim libur.  Sebagaimana diketahui, MG adalah bakteri yang menyerang sistem reproduksi baik pada pria dan wanita.

Sekilas penyakit ini hampir mirip dengan penyakit seks umum yang dialami masyarakat. Namun, penyebarannya bisa berjalan dengan cepat sehingga bisa menyebabkan pandemi di lingkungan masyarakat.

Sebelumnya, wabah cacar monyet yang sebagian besar menginfeksi laki-laki homoseksual menyebar ke seluruh dunia sehingga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan darurat kesehatan masyarakat pada Juli 2022.

Sejak Januari 2022 hingga April lalu, lebih dari 87.000 kasus cacar monyet terdeteksi ditambah 140 kematian yang tercatat di 111 negara atau wilayah, kata WHO. Cacar monyet atau dikenal dengan nama Mpox awalnya merupakan penyakit endemik di Afrika Barat dan Tengah.

Namun, wabah Mpox terbaru tahun lalu terjadi antara biseksual dan pria yang menikmati hubungan seks sesama jenis.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineIMSinggrisMycoplasma genitaliumpenyakit menular seksualwabah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belajar dari Moh Natsir dan Buya Hamka, PM Malaysia Anwar Ibrahim Bertemu Ormas Islam
Tulisan selanjutnya Duta Besar Iran Tiba di Arab Saudi di Tengah Mencairnya Hubungan Kedua Negara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi

Berita
15 Juni 2026 19:30
Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia

Terbaru

  • Pengadilan Penjarakan Orang Tua dari Bocah Pelaku Penembakan di Sekolah Beograd Serbia 2023
  • Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris
  • Amerika Serikat Hentikan Pendanaan Program HIV di Afrika Selatan
  • Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
  • Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
  • Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
  • Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
  • MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
  • AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum
  • AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran

Mungkin Anda Juga Suka

vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Iptekes

Satu dari Tiga Orang Belanda Tidak Sadar Dirinya Diabetes

12 Februari 2026 18:16
BeritaIptekes

WHO: Kasus di India dan Bangladesh Risiko Penyebaran Virus Nipah Rendah

12 Februari 2026 15:28
Iptekes

WHO: Daging Olahan Termasuk Sosis dan Bacon Masuk Karsinogen Pemiku Kanker

11 Februari 2026 21:09
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?