Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

7 Manfaat Banyak Bersyukur Menurut Penelitian Ilmiah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Oktober 2023 15:13 3:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Oktober 2023 16:10
Bagikan
Bagikan

Bersyukur banyak bermanfaat bagi kesehatan,  inilah 7 manfaat bersyukur yang terbukti secara ilmiah

Hidayatullah.com—Mayoritas dari kita akrab dengan istilah bersyukur atau mensyukuri sesuatu. Sejak keci, kita bahkan telah banyak diajarkan untuk mengucapkan “terima kasih” ketika kita menerima hadiah, atau ketika mendapat bantuan dari seseorang. 

Robert Emmons, profesor psikologi dan peneliti rasa syukur di Universitas California, menjelaskan bahwa ada dua komponen kunci dalam mempraktikkan rasa syukur. Pertama, menegaskan hal-hal baik yang telah kita terima, kedua mengakui peran orang lain dalam memberikan kebaikan pada hidup kita.

Dalam Kitab Minhājul ‘Abidīn, Imam al-Ghazali memaknai syukur sebagai bentuk menggunakan nikmat yang diperoleh pada segala hal yang disukai Allah Swt. Karena itu kita dianjurkan bersyukur agar kita bisa menyucikan jiwa, mendorong jiwa untuk beramal shaleh, menjadikan orang ridha, dan dengan bersyukur dapat membuktikan keimanan kita.

Menurut Imam Al-Ghazali, ada beberapa tingkatan orang-orang yang bersyukur; orang-orang awam, orang-orang khawwaṣ, dan orang-orang khawwaṣul khawwaṣ.  

Baca Juga

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

Menurut Al-Ghazali, cara syukur yaitu bersyukur dengan hati, bersyukur dengan lisan, dan bersyukur dengan amal perbuatan.

Dalam beberapa dekade terakhir para peneliti mulai menyelidiki manfaat yang kita peroleh dari mengungkapkan rasa syukur dan memberikannya. Dalam sebuah penelitian, peneliti memeriksa otak peserta yang ditanyai seberapa bersyukurnya mereka dalam skenario hipotetis di mana orang asing menyelamatkan nyawa mereka.

Mereka menemukan bahwa, “ketika peserta melaporkan perasaan bersyukur tersebut, otak mereka menunjukkan aktivitas di serangkaian wilayah yang terletak di medial pre-frontal cortex, sebuah area di lobus frontal otak tempat kedua belahan otak bertemu. Area otak ini berhubungan dengan pemahaman sudut pandang orang lain, empati, dan perasaan lega.”

Oleh karena itu, mempraktikkan rasa syukur berpotensi memberikan dampak positif pada kesehatan mental kita seiring berjalannya waktu.

Berikut tujuh manfaat yang terbukti secara ilmiah:

Membuka pintu menuju lebih banyak hubungan

Ucapan “terima kasih” tidak hanya merupakan perilaku yang baik, tetapi menunjukkan penghargaan dapat membantu Anda mendapatkan teman baru, menurut sebuah penelitian tahun 2014 yang diterbitkan di Emotion.

Studi tersebut menemukan bahwa berterima kasih kepada kenalan baru membuat mereka lebih cenderung mencari hubungan yang berkelanjutan. Jadi, baik Anda mengucapkan terima kasih kepada orang asing yang telah membukakan pintu atau mengirimkan ucapan terima kasih kepada kolega yang membantu Anda dalam suatu proyek, mengakui kontribusi orang lain dapat membuka peluang baru dalam hubungan.

Meningkatkan kesehatan fisik

Orang yang bersyukur mengalami lebih sedikit rasa sakit dan nyeri dibanding orang yang jarang bersyukur. Penelitian menunjukkan yang yang sering bersyukur merasa lebih sehat dibandingkan orang lain, demikian penelitian tahun 2012 yang diterbitkan dalam Personality and Individual Differences.

Tak heran, orang yang bersyukur juga cenderung lebih menjaga kesehatannya. Mereka lebih sering berolahraga dan lebih cenderung melakukan pemeriksaan rutin, yang kemungkinan besar akan berkontribusi pada umur panjang.

Meningkatkan Kesehatan Psikologis

Rasa syukur mengurangi banyak emosi beracun, mulai dari rasa iri dan dendam hingga frustrasi dan penyesalan. Robert Emmons, peneliti rasa syukur terkemuka, telah melakukan banyak penelitian tentang hubungan antara rasa syukur dan kesejahteraan.

Penelitiannya menegaskan bahwa rasa syukur secara efektif meningkatkan kebahagiaan dan mengurangi depresi.

Meningkatkan Empati dan Mengurangi Agresi

Orang yang bersyukur lebih cenderung berperilaku prososial, bahkan ketika orang lain berperilaku kurang baik, menurut sebuah studi tahun 2012 yang dilakukan oleh University of Kentucky.

Peserta penelitian yang mendapat peringkat lebih tinggi pada skala rasa syukur cenderung tidak melakukan pembalasan terhadap orang lain, bahkan ketika diberi umpan balik negatif.  

Mereka mengalami lebih banyak kepekaan dan empati terhadap orang lain dan berkurangnya keinginan untuk membalas dendam.

Tidur lebih nyenyak

Menulis di buku harian terntang rasa syukur meningkatkan kualitas tidur, menurut sebuah penelitian tahun 2011 yang diterbitkan dalam Applied Psychology: Health and Well-Being.  Luangkan waktu 15 menit saja untuk mencatat beberapa perasaan bersyukur sebelum tidur, dan Anda mungkin akan tidur lebih nyenyak dan lebih lama.

Kemampuan diri Meningkat

Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Applied Sport Psychology menemukan bahwa rasa syukur meningkatkan kemampuan diri para atlet, yang merupakan komponen penting dari kinerja optimal. Penelitian lain menunjukkan bahwa rasa syukur mengurangi perbandingan sosial.

Daripada merasa kesal terhadap orang yang punya lebih banyak uang atau pekerjaan yang lebih baik dari kita —yang merupakan faktor utama rendahnya harga diri— orang yang bersyukur lebih bisa menghargai pencapaian orang lain.

Meningkatkan kekuatan mental

Selama bertahun-tahun, penelitian menunjukkan rasa syukur tidak hanya mengurangi stres, tetapi juga berperan besar dalam mengatasi trauma. Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Behavior Research and Therapy menemukan bahwa veteran Perang Vietnam yang memiliki tingkat rasa syukur yang lebih tinggi mengalami tingkat gangguan stres pascatrauma yang lebih rendah.

Sebuah studi tahun 2003 yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa rasa syukur merupakan kontributor utama terhadap ketahanan setelah serangan gedung WTC pada 11 September 2011. Mengenali semua hal yang harus Anda syukuri — bahkan di saat-saat terburuk sekalipun — justru akan menumbuhkan ketahanan pada diri dan kesehatan Anda.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinesehatsyukursyukur dan kesehatanucapan terima kasih
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya universitas muhammadiyah malaysia Malaysia Rancang Paket Wisata Mewah untuk Turis Muslim Berduit
Tulisan selanjutnya Jangan Pernah Putus Asa Melawan Tirani dan Kedzaliman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Iptekes

Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

2 Maret 2026 16:00
vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?