Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Tiongkok: Penulisan AI Berisiko Membocorkan Rahasia Negara  

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Agustus 2024 14:14 2:14 pm
Ahmad
Dipublikasikan 7 Agustus 2024 14:30
Bagikan
lustrasi. (Foto: rawpixel.com/Freepik/Creative Commons)
Bagikan

Hidayatullah.com—Badan anti-spionase Tiongkok mengeluarkan peringatan baru tentang risiko keamanan yang ditimbulkan oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ketika menangani informasi sensitif atau rahasia dengan secara khusus menargetkan aplikasi penulisan AI.

Menurut Kementerian Keamanan Tiongkok pada Minggu lalu, terdapat kasus kebocoran informasi sensitif dalam beberapa tahun terakhir akibat penggunaan program pembuat teks online, termasuk platform penyimpanan cloud, alat penulisan AI, dan aplikasi pengenalan gambar atau teks.

Portal berita Channel News Asia (CNA) mengutip kementerian yang melaporkan bahwa generator teks online adalah metode yang populer untuk menyelesaikan tugas karena lebih mudah dan cepat serta merupakan pilihan pertama bagi banyak pekerja kantoran untuk menangani urusan pekerjaan sehari-hari.

“Dalam beberapa tahun terakhir, alat penulisan AI berkembang pesat dan telah menjadi ‘pena’ bagi banyak pekerja kantoran di mana artikel dapat diproduksi hanya dengan masukan tertentu,” kata kementerian tersebut dalam pemberitahuan di akun resmi WeChat.

Tiongkok mengungkap seorang pria yang dijatuhi hukuman mati karena menjual rahasia ke AS
Menurut laporan Bloomberg pada bulan Mei, Doubao dari ByteDance adalah chatbot AI paling populer, paling banyak diunduh di iOS Apple di Tiongkok dengan sekitar sembilan juta pengguna pada April lalu.

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Data tersebut juga menunjukkan bahwa Doubao memiliki pengguna aktif bulanan terbanyak, yaitu lebih dari empat juta per bulan.

Kementerian juga memperingatkan bahwa penggunaan AI berisiko membocorkan informasi rahasia dan rahasia negara jika karyawan yang menangani informasi sensitif “secara ilegal” memasukkan informasi rahasia ke dalam aplikasi penulisan AI untuk menghasilkan artikel tanpa memikirkan kemungkinan risiko apa pun.

Aplikasi secara otomatis akan mengumpulkan informasi dan data terkait yang dapat dengan mudah dicuri oleh lembaga asing.

“Setelah file diunggah ke cloud, hal ini meningkatkan risiko “badan intelijen spionase asing” mengaksesnya melalui “virus trojan”, menurut kementerian.

Otoritas Tiongkok juga memperingatkan terhadap penggunaan aplikasi pengenalan teks atau teknologi Optical Character Recognition di mana teks dapat diekstraksi dari gambar dengan satu klik.

“Ini berarti badan intelijen asing dapat dengan mudah memperoleh data di bagian belakang perangkat lunak melalui cara teknis dan mencuri rahasia negara,” katanya.

Kementerian juga menganggap grup obrolan kerja online sebagai potensi risiko keamanan lainnya melalui diskusi kerja rahasia di grup di mana lembaga asing dapat memperoleh catatan obrolan melalui serangan dunia maya.

Setelah itu, kementerian mendorong praktik baik seperti melakukan pemeriksaan antivirus secara berkala pada perangkat.

“Kita menikmati kemudahan yang diberikan teknologi dalam kehidupan dan pekerjaan kita sehari-hari, namun pada saat yang sama kita harus waspada terhadap badan intelijen asing yang mungkin mencuri rahasia negara kita.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AIArtificial Intelligencekeamanan negaraspionaseTiongkok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Mengecam Kontes Kecantikan Transgender yang Bawa Nama Aceh
Tulisan selanjutnya PKS Minta Pemerintah Revisi Pasal Kontroversial di PP 28/2024

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?