Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Ilmuwan Temukan Ulat Pemakan Plastik, Bantu Mengurangi Sampah lebih Efisien

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 November 2024 22:37 10:37 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 November 2024 22:34
Bagikan
Larva ulat Kenya pemakan plastik
Bagikan

Hidayatullah.com—Para ilmuwan mungkin telah menemukan solusi yang tidak terduga untuk masalah sampah yang mencekik planet kita — serangga pemakan plastik, yang dijelaskan dalam Jurnal Nature.

Menurut laporan Conversation, larva ulat Kenya pemakan plastik dapat mencerna polutan yang ada di mana-mana, menjadikannya satu-satunya spesies serangga asli Afrika yang terbukti dapat melakukan hal ini.

“Dengan mempelajari ‘pemakan plastik’ alami ini, kami berharap dapat menciptakan alat baru yang membantu membuang sampah plastik lebih cepat dan lebih efisien,” tulis Fathiya Khamis,  ilmuwan senior di Pusat Fisiologi dan Ekologi Serangga Internasional yang membuat penemuan tersebut.

Mereka secara khusus menemukan bahwa ulat tersebut, yang merupakan kepompong kumbang Alphitobius darkling, memiliki enzim yang dapat memecah polistirena — yang paling dikenal sebagai bahan utama dalam styrofoam.

Polutan ini merajalela di ekosistem perairan dan terkenal tahan lama — polistirena khususnya menjadi sasaran kampanye Pemerintahan Biden untuk membantu mengurangi polusi plastik.

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Untungnya, ulat hongkong dapat memberikan alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan untuk metode daur ulang tradisional, yang mahal dan secara paradoks dapat meningkatkan polusi.

Untuk menguji apakah pemadat sampah organik ini efektif, para ilmuwan melakukan uji coba selama sebulan yang membantu menjelaskan bakteri usus mereka.

Ulat diberi makan polistirena plastik saja, dedak (makanan padat nutrisi) saja, atau kombinasi keduanya.

Para peneliti menemukan bahwa ulat pada diet dedak polistirena-polistirena mengonsumsi polistirena lebih efisien daripada yang hanya diet polistirena, memecah 11,7% dari total polimer selama periode uji coba.

Mereka juga bertahan hidup pada tingkat yang jauh lebih tinggi, yang menunjukkan pentingnya diet bergizi.

Ulat yang memecah polimer tersebut ditemukan memiliki kadar bakteri tertentu yang jauh lebih tinggi, yang enzimnya diharapkan dapat diisolasi oleh para peneliti dan “menciptakan solusi mikroba yang akan mengatasi limbah plastik dalam skala yang lebih besar,” tulis Khamis.

“Daripada melepaskan sejumlah besar serangga ini ke tempat pembuangan sampah (yang tidak praktis), kita dapat menggunakan mikroba dan enzim yang mereka hasilkan di pabrik, tempat pembuangan sampah, dan tempat pembersihan,” ungkapnya dikutip laman The New York Post.

Pertama, para ilmuwan harus menentukan apakah enzim tersebut dapat diproduksi pada skala yang diperlukan untuk mendaur ulang limbah.

Mereka juga ingin melihat apakah kecakapan ulat hongkong dalam menghancurkan polistirena juga berlaku untuk polimer lain.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineilmuwanlarvaPlastikSampah Plastikulat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 5 Juta Produk UMKM Bersertifikat Halal,  PBJPH akan Terbitan 1,2 Juta Sertifikat secara Gratis
Tulisan selanjutnya (VIDEO) Hindutva Ganggu Acara Pernikahan Keluarga Muslim di Uttar Pradesh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?