Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Selesaikan Pertengkaran dengan Meminta Maaf dan Aktivitas Menyenangkan

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2025 08:22 8:22 am
Ahmad
Dipublikasikan 4 Oktober 2025 08:03
Bagikan
Bagikan

Konflik adalah bagian normal dalam kehidupan berpasangan. Meminta maaf, tetap menunjukkan kasih sayang dan mengakhiri dengan yang yang indah adalah kunci kelanggengan

Hidayatullah.com | PERTENGKARAN dengan pasangan sering meninggalkan rasa tidak selesa, marah, hingga kebingungan tentang cara berbaik semula. Namun, pakar psikologi menegaskan ada langkah-langkah sederhana yang dapat membantu pasangan kembali akrab tanpa memperburuk keadaan.

Menurut Galena Rhoades, pakar psikologi dari Universitas Denver, bertengkar bukan sekadar masalah komunikasi, tetapi juga memengaruhi tubuh dan otak. “Pertengkaran mengubah keadaan kimia dalam diri kita,” jelasnya.

Saat emosi memuncak, tubuh melepaskan hormon stres seperti kortisol, jantung berdegup lebih cepat, dan sistem ‘lawan atau lari’ aktif. Kondisi ini membuat seseorang sulit berpikir jernih atau berbicara dengan logis.

Oleh sebab itu, langkah pertama yang disarankan adalah beristirahat sejenak. Pakar menyebutkan, setidaknya 30 menit diperlukan untuk menenangkan diri sebelum kembali berdiskusi.

Baca Juga

Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan

Namun, penting untuk memberi tahu pasangan bahwa waktu jeda ini bukan bentuk hukuman, melainkan usaha agar bisa berbicara dengan kepala dingin.

Langkah berikutnya adalah meminta maaf. “Dalam pertengkaran, selalu ada kontribusi dari kedua belah pihak, sekecil apa pun,” kata A. Jordan Wright, profesor madya psikologi klinis di Universitas New York.

Permintaan maaf, meskipun Anda merasa tidak sepenuhnya salah, merupakan isyarat bahwa Anda ingin memperbaiki hubungan, bukan sekadar mengabaikan masalah.

Setelah emosi lebih stabil, pasangan dianjurkan mengadakan apa yang disebut sebagai “perbincangan penutup”. Rhoades menyarankan teknik pembicara–pendengar untuk menciptakan struktur dalam dialog.

Salah satu pihak berbicara, sementara pasangan lain merangkum kembali dengan kata-kata sederhana. Proses ini diulang bergiliran, tanpa saling menyela. Aturan penting lainnya: tetap fokus pada isu terkini dan jangan membuka kembali keluhan lama.

Jika percakapan kembali memanas, sebaiknya istirahat sebentar sebelum melanjutkan. “Kadang satu isu membutuhkan lebih dari satu perbincangan,” ujar Rhoades.

Dalam momen tersebut, tanda kasih sayang kecil seperti senyuman atau sentuhan ringan bisa membantu mencairkan suasana.

Langkah terakhir yang sangat dianjurkan adalah mengakhiri dengan aktivitas menyenangkan. Aktivitas bersama dapat memperkuat ikatan emosional setelah konflik. “Tidak perlu sesuatu yang rumit,” kata Rhoades.

Jalan-jalan santai, makan malam berdua, atau menonton film favorit bisa menjadi cara efektif untuk kembali mendekatkan hati.

Para pakar juga mengingatkan bahwa memperbaiki hubungan tidak berarti menghindari pertengkaran sama sekali. Konflik adalah bagian normal dalam kehidupan berpasangan. Yang lebih penting adalah bagaimana pasangan mengelola perbedaan, menjaga komunikasi, serta tetap menunjukkan kasih sayang meski sempat berselisih.

Dengan mengambil waktu untuk menenangkan diri, berani meminta maaf, melakukan perbincangan yang jujur, dan menutupnya dengan kebersamaan yang menyenangkan, pasangan dapat mengubah pertengkaran menjadi momen yang justru memperkuat hubungan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineKonflik adalah bagian normal dalam kehidupan berpasangan. Meminta maafkonflik rumah tanggapasanganPertengkaransaling memaafkan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tanggapi Donald Trump, Hamas Siap Akhiri Perang dengan Mediator
Tulisan selanjutnya Persatuan Ulama Muslim Internasional: Proposal Donald Trump Bisa Melenyapkan Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

Berita
22 Oktober 2026 13:22
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato

8 Juli 2026 08:09
Iptekes

UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa

3 Juli 2026 20:54
Iptekes

Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

21 Juni 2026 13:43
Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?