Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Sajian KFC Dinyatakan Bikin Cacat Sepanjang Hayat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 April 2012 05:55 5:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 April 2012 05:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Banyak orang menganggap mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food) dapat mengganggu kesehatan dan menyebabkan kegemukan. Tapi apa yang dialami oleh seorang anak kecil bernama Monika Samaan asal Sydney, Australia, ini ternyata lebih parah lagi.

Monika menderita cacat seumur hidup karena mengonsumsi menu dari restoran Kentucky Fried Chicken yang dilaporkan tidak diolah dengan baik. Monika baru berusia 7 tahun ketika ia divonis mengalami kerusakan otak akibat keracunan makanan tidak lama setelah mengkonsumsi menu kebab ayam KFC Twister Wrap tahun October 2005 lalu.

Bertahun-tahun setelah kejadian tersebut, Kejaksaan Agung Australia Sabtu (21/4) lalu mengumumkan bahwa keluarga Monika telah memenangi gugatan mereka terhadap KFC yang memiliki puluhan ribuan jaringan waralaba di seluruh dunia. Sebagaimana dilaporkan AFP, Kejagung Australia dalam salinan surat putusan pengadilan mengatakan, penyakit Monika disebabkan oleh menu KFC Twister yang dimakannya bersama beberapa anggota keluarganya yang lain.

Monika disebut mengkonsumsi makanan tersebut dalam jumlah yang jauh lebih banyak dari keluarganya yang juga menderita sakit meski tidak terlalu parah.

Hakim yang mengeluarkan keputusan tersebut, Stephen Rothman, menyatakan bahwa daging ayam yang digunakan dalam menu Twister tersebut telah terkontaminasi bakteri Salmonella karena pekerja restoran yang mengolah daging tidak mengikuti prosedur kerja yang diharuskan. Hakim menganggapnya sebagai suatu tindak kecerobohan.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

“Pengadilan memang memiliki bukti yang menyatakan beberapa pegawai sama sekali tidak menyadari konsekuensi yang timbul dari kecerobohan mereka. Tapi tetap saja KFC harus bertanggung jawab atas kecerobohan fatal tersebut,” katanya.

Hakim juga menyatakan, temuan tim pemantau kesehatan sebelum Monika jatuh sakit menunjukkan, restoran tersebut tidak mampu memenuhi standar kebersihan dalam hal penyiapan bahan makanan.

“Sang gadis kini cacat secara intelektual dan tubuhnya tidak mampu berfungsi secara independen. Dia akan selamanya membutuhkan perawatan dari orang lain dan tidak akan mampu menjalani aktivitas hidup layaknya orang normal,” ucap hakim yang dalam persidangan beberapa waktu ke depan akan menentukan nilai ganti rugi yang harus dibayarkan KFC kepada keluarga Monika.

Namun KFC telah membantah tuduhan bahwa mereka telah menyebabkan tragedi yang menimpa gadis yang kini berusaha 14 tahun tersebut. KFC akan menempuh upaya banding untuk membersihkan nama baik perusahaan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pertama Kalinya Mesir Resmi Ikuti Book Fair Teheran
Tulisan selanjutnya Ulama Usulkan Bahaya Aliran Syiah Masukan Kurikulum Pendidikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Serangan Siber Hacker terhadap Israel
Berita

Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif

Berita
26 Oktober 2026 14:03
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’
Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka

Terbaru

  • Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
  • Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
  • BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
  • Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan
  • Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026
  • Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?
  • Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara
  • Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir
  • ‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina
  • Yordania Gempur Sel Teroris di Suriah Menyusul Serangan atas Gereja di Karak

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?