Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Gonorea Tahan Antibiotik Menyebar ke Berbagai Negara

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 7 Juni 2012 12:44 12:44 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 7 Juni 2012 12:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rangkaian gonorea yang tahan obat telah menyebar ke berbagai negara di seluruh dunia, kata lembaga kesehatan PBB, Rabu (6/6/2012), dan jutaan pasien mungkin tak terobati, kecuali para dokter menemukan dan mengobatinya lebih dini.

Para ilmuwan tahun lalu melaporkan temuan satu rangkaian “kutu super” gonorea di Jepang pada 2008, dan rangkaian penyakit kelamin tersebut tahan terhadap antibiotik yang disarankan. Para ilmuwan saat itu meperingatkan bahwa penyakit tersebut dapat mengubah infeksi yang dulu mudah diobati menjadi ancaman kesehatan global.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, kekhawatiran itu sekarang jadi kenyataan, sementara banyak negara lain, termasuk Australia, Prancis, Norwegia, Swedia, dan Inggris, melaporkan kasus penyakit yang ditularkan melalui hubungan seks itu tahan terhadap antibiotik cephalosporin. Obat tersebut biasanya menjadi pilihan terakhir buat obat terhadap gonorea.

“Gonorea menjadi tantangan utama kesehatan masyarakat,” kata Manjula Lusti-Narasimhan, dari Departemen Penelitian dan Kesehatan Reproduksi di WHO, sebagaimana dikutip Reuters –yang dilansir Antara, Rabu (6/6/2012) malam. Ia mengatakan, lebih dari 106 juta orang baru terinfeksi penyakit itu setiap tahun.

“Organisme itu adalah apa yang kami sebut sebagai `kutu super`, dan telah mengembangkan ketahanan terhadap setiap kelas antibiotik yang ada,” kata wanita ilmuwan tersebut dalam pertemuan di Jenewa, Swiss. “Jika infeksi gonorea tak diobati, dampak kesehatannya penting.”

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Gonorea adalah infeksi bakteri yang ditularkan melalui hubungan seks, yang –jika dibiarkan tak diobati– dapat mengarah kepada penyakit radang panggul, kehamilan ektopik, bayi meninggal saat dilahirkan, infeksi mata parah pada bayi, dan ketidaksuburan pada lelaki dan perempuan.

WHO menyerukan kehatihatian lebih besar mengenai penggunaan antibiotik secara benar dan penelitian lebih lanjut mengenai pengobatan alternatif bagi apa yang disebut infeksi gonorea.

Kemunculan rangkaian gonorea “kutu super” atau tahan obat disebabkan oleh akses yang tak diatur ke dan penggunaan antibiotik secara berlebihan, yang memberi bahan bakar bagi mutasi genetika alamiah pada bakteri itu.*

Keterangan foto: Bakteri gonorea.

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agar Istri dan Anak Kita Jadi Qurrata A’yun
Tulisan selanjutnya Berjuang Kendalikan Tembakau, Mantan Menkes Diberi Penghargaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?