Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Sebabkan Cacat, Produsen Thalidomide Baru Minta Maaf

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 September 2012 21:16 9:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 September 2012 21:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perusahaan Jerman produsen thalidomide, Gruenenthal, baru menyatakan permintaan maaf kepada konsumen yang menjadi korban obat yang dibuatnya, setelah puluhan tahun berlalu.

Di tahun 1950-1960an ribuan anak dilahirkan dalam keadaan cacat, karena ibu mereka mengkonsumsi thalidomide, sejenis morfin penghilang mual di pagi hari pada masa kehamilan.

Berbicara saat meresmikan patung peringatan korban thalidomide, Harold Stock mengatakan bahwa sikap diamnya selama ini merupakan akibat keterkejutannya.

“Kami meminta maaf kepada Anda karena selama hampir 50 tahun kami tidak menemukan cara untuk menjangkau Anda. Kami malah diam dan kami sangat menyesal atas hal itu,” kata Stock.

Sebagian orang menyambut baik permintaan maaf perusahaan farmasi itu.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Namun, sebagian lain mengatakan produsen obat tersebut belum bertindak lebih jauh. Menurut mereka perusahaan harus memberikan uang kompensasi kepada korban.

Diperkirakan orang cacat akibat thalidomide yang masih hidup berjumlah 5.000 sampai 6.000 orang. Sejumlah pemerintah di berbagai negara sudah memberikan ganti rugi kepada korban.

Tidak jelas apakah Gruenenthal akan menerima tanggungjawab secara penuh, yang akan membuka kemungkinan tuntutan hukum dari banyak pihak. Demikian lansir Euronews (1/9/2012).

Menurut laporan BBC, saat thalidomide ditarik dari peredaran pada tahun 1960, lebih dari 10.000 bayi di seluruh dunia lahir cacat akibat obat tersebut. Mereka mengalami cacat seperti memiliki lengan dan tangan yang pendek, kebutaan, tuna runggu, mengalami masalah jantung dan kerusakan otak.

Sekitar 400 orang cacat korban thalidomide tinggal di Inggris. Dan sebagian kompensasi telah dibayarkan oleh distributor thalidomide di Inggris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jaguar Land Rover akan Bangun Pabrik di Saudi
Tulisan selanjutnya Bank Sentral AS Khawatir Pengangguran Semakin Bertambah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?