Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Neurolog: Stroke Masih bisa Dicegah dan Diobati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Desember 2012 08:55 8:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Desember 2012 08:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Di Indonesia penyakit jantung koroner saat ini menempati posisi pertama sebagai penyebab kematian. Sebanyak 40 persen meninggal akibat serangan jantung karena sebelumnya tidak mengetahui mengidap penyakit jantung koroner. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya penyakit jantung koroner sehingga usaha pencegahan harus dalam bentuk multifaktor. Pria yang berusia di atas 55 tahun dan wanita berusia diatas 65 tahun sangat rentan penyakit jantung koroner. Namun kini pria atau wanita muda sudah terserang penyakit jantung koroner.

Dokter spesialis penyakit dalam FK UGM, dr. Hariadi, SpPD, SpJP (K) membagi penyakit jantung menjadi lima, penyakit jantung koroner, penyakit jantung katup, penyakit jantung hipertensi, penyakit jantung bawaan dan penyakit jantung otot jantung. Adapun penyakit jantung koroner terjadi apabila pembuluh darah koroner yang mensuplai darah ke otot jantung tersumbat.

“Bila tersumbat total maka terjadi serangan jantung,” kata Hariadi dalam seminar mengenal penyakit stroke, silent stroke dan jantung koroner di RSA UGM lantai 5.

Gejala yang nampak pada penyakit jantung koroner, umumnya sering mengalami sakit bagian dada sebelah kiri seperti ditindih kadang menjalar ke daerah leher dan lengan sebelah kiri. Disertai denyut jantung tidak teratur dan sesak napas.

Untuk terhindar dari faktor risiko penyakit jantung koroner diantaranya tidak merokok, kurangi kelebihan berat badan, olah raga secara teratur dan rutin. Selanjutnya istirahat yang cukup. Yang tidak kalah penting rutin kontrol kadar kolesterol, tekanan darah dan gula darah.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

“Seringlah kontrol bila memilii faktor risiko,” pesannya.

Bagaimana dengan stroke? Neurolog UGM, Prof. Dr. dr. Rusdi Lamsudin, M.Med., Sc. SpS (K)., mengatakan masih ada anggapan di masyarakat bahwa stroke tidak bisa dicegah, diobati, dan stroke hanya menyerang orangtua dan stroke terjadi di jantung. Padahal kenyataan yang sebaliknya, menurut Rusdi stroke masih bisa dicegah dan diobati kendati setiap orang bisa dapat serangan stroke. “Stroke itu menyerang otak dan dapat sembuh setelah serangan stroke,” kata Rusdi dikutip laman resmi UGM.

Bila terkena serangan stroke, tindakan utama yang dilakukan membawa pasien ke rumah sakit dalam tempo 1-3 jam agar masih bisa diselamatkan serta mencegah kecacatan dan kematian. “Lewat dari itu, sangat berisiko,” pungkasnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tinggalkan Epistimologi Barat, Cukup Islam Saja!
Tulisan selanjutnya Tahun 2011 Jamaah Umrah Capai 480.000

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?