Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Polusi jadi Penyebab Meningkatnya Kanker di Eropa

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Juni 2022 16:20 4:20 pm
Ahmad
Dipublikasikan 28 Juni 2022 16:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polusi udara dikaitkan dengan lebih dari 10 persen kasus kanker di Eropa, kata sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Badan Lingkungan Eropa (EEA) hari ini. Menurut laporan itu, sebagian besar kasus juga dapat dicegah.

“Paparan polusi udara, bahan kimia karsinogenik, radon (elemen gas radioaktif), radiasi UV (ultraviolet) dan perokok pasif bersama-sama dapat menyebabkan lebih dari 10 persen beban kanker di Eropa,” kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan dikutip APF.

Namun, kata pakar EEA Gerardo Sanchez, semua risiko kanker lingkungan dan pekerjaan dapat dikurangi. “Kanker yang ditentukan oleh lingkungan karena radiasi atau bahan kimia karsinogenik dapat dikurangi ke tingkat yang hampir dapat diabaikan,” katanya kepada wartawan pekan lalu sebelum laporan itu dirilis.

Di Uni Eropa (UE), 2,7 juta orang didiagnosis menderita kanker setiap tahun, sementara 1,3 juta orang meninggal karena penyakit tersebut.  Benua itu, yang merupakan kurang dari 10 persen populasi dunia, melaporkan hampir seperempat kasus baru dan seperlima kematian.

Polusi udara memiliki korelasi sekitar satu persen dari semua kasus kanker di Eropa dan menyebabkan sekitar dua persen dari semua kematian akibat kanker, kata badan tersebut. Paparan internal radon dikaitkan dengan hingga dua persen dari semua kasus kanker dan sepersepuluh kasus kanker paru-paru di Eropa.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Radiasi UV alami kemungkinan bertanggung jawab hingga empat persen dari semua kasus kanker di Eropa.  Paparan perokok pasif kemungkinan akan meningkatkan risiko keseluruhan dari semua kanker hingga 15 persen untuk individu yang tidak pernah merokok, kata laporan yang sama.

Badan tersebut juga memperingatkan beberapa bahan kimia yang digunakan di tempat kerja di Eropa, yang berkontribusi terhadap penyebab kanker, termasuk timbal, arsenik, kromium, kadmium, akrilamida, dan pestisida.  Asbes yang dikenal sebagai karsinogen diperkirakan menyumbang antara 55 hingga 88 persen kanker paru-paru di dunia kerja.

Uni Eropa pernah melarang penggunaan asbes pada tahun 2005 tetapi masih ditemukan di beberapa bangunan dan pekerja yang terlibat dalam pekerjaan renovasi dan pembongkaran masih rentan, kata EEA.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kanker di eropapopuli eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ibnu Bajjah Ilmuwan Besar Multidisiplin: Banyak Karya, Mati Muda
Tulisan selanjutnya Holywings miras Pemkot Surabaya Cabut Izin Holywings,  Sebut Harus Diberi Pelajaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?