Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Angka Aborsi Selektif Meningkat di Inggris

Dija
Terakhir diupdate: 31 Desember 2011 18:54 6:54 pm
Dija
Dipublikasikan 31 Desember 2011 18:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Beberapa tahun terakhir angka aborsi naik tajam di Inggris, karena para wanita banyak yang menggugurkan kehamilan bayi kembar dua atau lebih, demi memiliki bayi tunggal.

Data dari Departemen Kesehatan, yang dirilis dibawah hak kebebasan untuk memperoleh informasi, menunjukkan bahwa 59 wanita mengugurkan sedikitnya satu janinnya, sementara ia berencana untuk melahirkan bayi lainnya pada tahun 2006. Di tahun 2010, angka itu naik menjdi 85.

Sepanjang tahun 2010, 101 janin digugurkan dengan cara demikian, sementara sejumlah ibu lainnya mengugurkan dua atau lebih janin dalam kandungannya.

Dari 85 wanita yang melakukan penguguran selektif tahun 2010, 51 orang di antaranya mengurangi kehamilan janin kembar menjadi satu janin. Angka itu naik dari 30 di tahun 2009.

Pada tahun yang sama, ada 20 aborsi guna mengurangi kehamilan kembar tiga menjadi kembar dua, dan 9 kasus aborsi untuk mengurangi janin kembar tiga menjadi janin tunggal. Tiga ibu tercatat menjalani aborsi selektif untuk mengurangi empat janin menjadi dua janin dalam kandungannya. Dan dua orang ibu mengurangi lima janin menjadi dua janin.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Menurut data lain dari Human Fertilisation and Embryology Authority, hampir sepertiga dari aborsi selektif yang dilakukan pada tahun 2009, terkait dengan kehamilan yang dihasilkan lewat program kesuburan (bayi tabung).

Para pakar mengatakan, tingginya angka penguguran selektif itu disebabkan tingginya kehamilan kembar lewat proses bayi tabung.

“Saya malah akan terkejut jika kehamilan ganda lewat program kesuburan tidak menjadi komponen utama meningkatnya angka aborsi selektif,” kata profesor Richard Fleming dari Glasgow Center for Reproductive Medicine, kutip The Telegraph (28/12/2011).

Sebelumnya, pimpinan dari Christian Medical Fellowship dan mantan dokter bedah Dr. Peter Saunders mengatakan, “Tidak diragukan lagi, meningkatnya penggunaan IVF (bayi tabung) telah menyumbang pada kenaikan kasus kehamilan ganda.”

“Jika calon orangtua tidak berminat memiliki anak kembar, maka seharusnya mereka tidak menanamkan lebih dari satu embrio sekaligus. Preferensi orangtua seharusnya tidak menjadi preseden atas hak hidup anak-anak yang digugurkan,” katanya.

Tahun 2010, tercatat 189.000 aborsi yang dilakukan di England dan Wales. Meskipun aborsi selektif menjadi bagian kecil dari total jumlah kasus aborsi, tindakan itu dinilai sebagai pengguguran yang paling kontroversial.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polda Jatim Bantah Terjadi Pembakaran Pesantren di Sampang
Tulisan selanjutnya Belasan Pengemis Kaya Ditangkap di Taif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS

Berita
30 Oktober 2026 10:49
Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?