Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Semakin Banyak Pengaduan Terkait Keracunan E-Rokok

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 8 Juni 2014 16:09 4:09 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 8 Juni 2014 16:09
Bagikan
Rokok elektronik yang menggunakan cairan nikotin.
Bagikan

APAKAH Anda seorang pendukung atau penentang rokok elektronik (e-rokok), yang jelas penggunaannya secara dramatis telah meningkat selama beberapa tahun terakhir, bersamaan dengan peningkatan laporan pengaduan ke pusat-pusat keracunan terkait rokok tersebut.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merilis laporan yang menganalisis data pengaduan ke lembaga-lembaga yang menangani keracunan di Amerika Serikat terkait e-rokok dari tahun 2010-2014.

Laporan ini membandingkan jumlah pengaduan e-rokok dengan rokok tembakau biasa. Salah satu perhatian utama dari berbagai ahli kesehatan adalah potensi e-rokok menyebabkan keracunan akut nikotin. Hal ini karena para pengguna e-rokok masih menambahkan nikotin, meskipun e-rokok tidak mengandung bahan kimia yang khas terdapat pada rokok tembakau. Alasan e-rokok masih dicampuri nikotin dianggap untuk membantu para perokok menyapih diri dari rokok biasa.

Studi ini menemukan, ada 2.405 laporan untuk e-rokok dibandingkan dengan 16.248 laporan untuk rokok biasa di seluruh AS pada periode empat tahun. Para peneliti mengamati ada peningkatan laporan, yaitu mulai dari satu orang pengaduan pada September 2010, menjadi 215 pengaduan pada Februari 2014.

Sementara untuk rokok biasa berkisar dari 301 sampai 512 pengaduan per bulan, lebih sering terjadi sepanjang musim panas. Pengaduan terhadap e-rokok biasanya terkait dengan pernafasan, mata, atau kulit. Umumnya terkait dengan penghirupan. Para pengadu menyampaikan sering muntah, mual, atau mengalami iritasi mata.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

“Laporan ini bisa menjadi sinyal bahaya terkait e-rokok. Nikotin cair yang digunakan dalam e-rokok bisa berbahaya,” kata Direktur CDC Tom Frieden, dimuat Medical Daily, Sabtu (7/6/2014).

“Penggunaan e-rokok meroket dan keracunan akan terus berlanjut. Cairan e-rokok yang sekarang dijual juga merupakan ancaman bagi anak-anak kecil karena karena tidak ada pencantuman peringatan. Nikotin itu dalam bentuk permen dan rasa buah yang menarik bagi anak-anak.”

Meskipun CDC dan Food & Drug Administration (Pengawas Makanan dan Obat-obatan) sedang merancang langkah-langkah untuk pembatasan terhadap e-rokok, beberapa studi justru menunjukkan manfaat dari perangkat e-rokok. Satu studi, yang diterbitkan dalam jurnal Addiction baru-baru ini menyebutkan, 60 persen perokok memungkinkan bisa berhenti merokok jika menggunakan e-rokok, yang kenyataannya lebih efektif daripada aroma atau permen karet nikotin.

“E-rokok secara substansial dapat meningkatkan kesehatan masyarakat karena dorongan yang luas dan keuntungan kesehatan yang besar terkait dengan upaya berhenti merokok,” kata Robert West, penulis penelitian itu.

Apakah memang akan memberikan manfaat kesehatan pada masyarakat atau justru memberikan bencana kesehatan, masih belum diketahui jelas. Yang sudah pasti e-rokok telah menyebabkan peningkatan laporan atas keracunan, yang kemungkinan besar disebabkan nikotin.

“Laporan terhadap penggunaan e-rokok, yang pertama kali dipasarkan di Amerika Serikat pada tahun 2007, sekarang terdapat pengaduan sebanyak 41,7%, baik dari e-rokok dan maupun rokok tembakau setiap bulan (ke pusat-pusat penanganan keracunan),” kata penulis laporan tentang bahaya keracunan e-rokok itu.

“Penyedia layanan kesehatan; komunitas kesehatan masyarakat; produsen e-rokok, distributor, penjual, dan pemasar; dan masyarakat, harus menyadari bahwa e-rokok memiliki potensi menyebabkan efek samping akut kesehatan dan akan memunculkan masalah kesehatan masyarakat,” kata penulis laporan.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bertemu ‘Prabowo’ di Nasi Duro, Jumpa ‘Jokowi’ di Kepala Ikan
Tulisan selanjutnya CIA Mulai Aktif di Twitter dan Facebook

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?