Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Situs Aman untuk Anak Diluncurkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Mei 2010 17:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Anak-anak di bawah 13 tahun tidak boleh mendaftar dalam facebook, tetapi hal itu tidak menghalangi mereka untuk tetap ikut dalam jejaring sosial tersebut. Kebanyakan mereka berbohong tentang usia mereka sebenarnya.

Untuk menanggulangi hal itu, saat ini telah diresmikan situs jejaring sosial bernama Togetherville.

Togetherville adalah jejaring sosial yang dikhususkan bagi anak-anak usia 6-10 tahun, diharapkan mampu menjadi lokasi tepat untuk anak-anak sesuai usia mereka.

Situs yang diluncurkan Selasa ini dibuat oleh seorang yang memiliki 3 anak di bawah 10 tahun. Setiap orang dapat mendaftar ke situs ini secara gratis.

Jika anak-anak ingin membuat akun baru, maka akun tersebut harus didaftarkan oleh orang tuanya yang memiliki akun facebook. Orangtua dapat menyetujui atau menolak jika ada teman yang ingin berteman dengan anaknya, dan juga orang tua dapat melihat apa saja permainan yang dimainkan oleh anaknya dalam jejaring sosial tersebut.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Anak-anak harus login secara terpisah untuk masuk ke togetherville, dan situs akan terlihat berbeda tergantung apakah yang login pada saat itu adalah orangtua atau anaknya.

Jika masuk pada halaman anak-anak, maka akan ada halaman khusus game, Youtube video, serta aplikasi yang menyangkut pendidikan, dan tidak ada iklan. Dengan adanya Togetherville maka orang tua dapat lebih bernafas lega atas kekhawatiran terhadap lingkungan yang “kurang aman” dalam dunia jejaring sosial saat ini.

Situs besutan Palo Alto ini diharapkan dapat mengurangi rasa khawatir pada layanan jejaring sosial.

Layanan gratis ini dapat memberikan akses anak-anak untuk memanfaatkan jejaring sosial. Tak hanya itu, orangtua pun tetap bisa memberikan pengawasan untuk memastikan anak-anak mereka terlindung dari bahaya sampai mereka cukup umur.

“Kami ingin membuat warga digital yang baik,” ujar Mandeep Dhillon selaku pendiri dan CEO perusahaan. “Ada gunanya menjaga anak-anak dari web,” tambahnya.

Dalam situs tersebut, tak ada seorang pun yang bisa mengakses ke akun anak tanpa persetujuan orangtuanya.

Di dalamnya, anak-anak dapat saling bertukar pesan teks pada Wall akun mereka dan tentunya teks yang bisa ditulis hanyalah teks yang sudah tersaring sehingga mereka tidak bisa menggunakan kata-kata yang kurang layak.

Dalam situs itu juga, para orangtua juga dapat mengingatkan tugas sekolah anak-anak melalui ‘bug’ dalam wall mereka. Tak hanya itu, anak-anak juga dapat membuat kartu ucapan digital, bermain game, dan menonton video-sharing. Tapi mereka tak bisa berbagi link atau foto ke situs lain.

Memang belum bisa dipastikan apakah situs ini akan berhasil atau tidak. Namun, perusahaan yang hanya berjarak tiga mil dari kantor Facebook ini memiliki beberapa mitra kerja yang dapat menjamin keamanan situs tersebut untuk anak-anak. [brn/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pendidikan Seks Belum Layak Masuk Kurikulum
Tulisan selanjutnya As Shalibi Kritik Teori Tanah yang Dijanjikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Zaitun Rasmin Kembali Pimpin Wahdah Islamiyah, Terpilih untuk Periode 2027–2031
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?