Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

As Shalibi Kritik Teori Tanah yang Dijanjikan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Mei 2010 17:19
Bagikan
Bagikan


Hidayatullah.com–Sejarawan asal Libanon, Kamal As Shalibi telah menyanggah teori “tanah yang dijanjikan”, yaitu teori yang selama ini digunakan oleh orang-orang Zionis sebagai alasan untuk mendirikan negara Israel di Palestina. Menurut teorinya, secara astronomi, kitab Taurat itu turun di Jazirah Arab. Dan seorang astronom asal Inggris, Anthony Yas membuktikan bahwa secara ilmiyah bahwa Palestina tidak mungkin menjadi tanah yang dijanjikan untuk orang-orang Yahudi.

Dalam sebuah wawancara dengan Al-Jazeera.net (23/5), As Shalibi menceritakan salah satu kisah yang dikutip dari Taurat tentang Raja Hizkia yang meminta do’a kepada Nabi Yesaya agar umurnya diperpanjang oleh Allah. Secara astronomis As Shalibi membuktikan bahwa kejadian dalam cerita tersebut tidak mungkin terjadi di Yerusalem, Palestina, melainkan di daerah Asir, yaitu pada titik 17 dan 19 derajat berdasarkan garis lintang.

Ketika ditanya apakah ia dalam merumuskan teorinya itu ada latar belakang politik, maka dengan tegas ia menjawab, “Saya sangat jauh sekali dengan politik. Dan saya melakukannya memang benar-benar berdasarkan prinsip yang ilmiah”.

Salibi juga menambahkan, ketika teorinya tersebut banyak diketahui publik khususnya dalam buku-bukunya seperti Tarikhiyah Israel At-Tauratiyah, maka ia banyak menuai protes dari kalangan Yahudi. Sejak buku pertamanya tentang Ilmu Taurat terbit, banyak ilmuan Taurat di Amerika dan Barat yang marah kepadanya, karena apa yang ia lakukan telah meruntuhkan teori yang sudah berumur 210 tahun lamanya.

Menurutnya, meskipun dasar keilmuan yang membangun teorinya tersebut adalah ilmu sejarah yang masih belum dapat dipastikan kebenarannya secara mutlak, namun ketika teori tersebut dibuktikan dengan beberapa disiplin ilmu pasti seperti astronomi, geologi, ataupun arkeologi, maka orang akan susah untuk membantahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam kajian teorinya tersebut memang ia dituntut untuk berpegangan kepada Taurat itu sendiri, namun menurutnya juga boleh-boleh saja jika kita menggunakan sumber lain seperti Al-Qur’an. Karena banyak sekali hal yang belum dapat diungkapkan oleh manusia, tapi sudah dijelaskan dalam Al-Qur’an.

Ia menegaskan bahwa tidak ada sumber lain lagi yang bisa dijadikan sandaran untuk mengkaji sejarah Bani Israel, selain Taurat dan Al-Qur’an. Namun untuk dapat mencapai titik dari kajian sejarah tersebut, kita bisa menggunakan perangkat ilmu pasti yang ilmiah seperti astronomi dan geologi.[sadz/jzr/Hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Situs Aman untuk Anak Diluncurkan
Tulisan selanjutnya Kapal Kargo Eropa Bergabung untuk Tembus Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
Zaitun Rasmin Kembali Pimpin Wahdah Islamiyah, Terpilih untuk Periode 2027–2031
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?