Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Gregor Dekatkan Matahari pada Bumi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Desember 2012 08:07 8:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Desember 2012 08:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Setelah 10 tahun perencanaan, teleskop terbesar Eropa kini mulai dioperasikan di Tenerife, di lepas pantai Spanyol. Teleskop ini memungkinkan para peneliti untuk mengamati matahari dengan cara yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya. Inti matahari tidak dapat diamati dengan menggunakan teleskop konvensional. Cermin teleskop cenderung terlalu panas dan tidak berfungsi jika cahaya terlalu terang dan udara yang naik di sekitar teleskop menghalangi pandangan ke arah matahari. Demikian dikutip dw.de.

Diharapkan, mega teleskop Gregor akan mengubah hal itu dan memberikan gambar dengan akurasi, kualitas dan resolusi yang jauh lebih baik dari teleskop pendahulunya.

Gregor yang terbuat dari kaca keramik lithium aluminosilikat, Zerodur, akan terus didingingan. Dan angin laut di Tenerife, salah satu dari Kepulauan Canary, akan menghalau setiap kabut yang mungkin dapat menghalangi pandangan. Gregor juga akan dioperasikan pada malam hari untuk mencari dan mengamati bintang lain dialam semesta yang mirip dengan matahari.

Memahami Matahari

Para astronom mengatakan, teleskop baru ini akan memungkinkan mereka untuk menyelidiki matahari dengan lebih baik, bahkan skala kecil proses fisik pada matahari, hingga kedalama sampai 70 kilometer. Teleskop berkekuatan besar ini akan mengukur medan magnet matahari dan pengaruhnya terhadap bumi. Dengan bantuan Gregor, para peneliti berharap bisa mendapatkan pengetahuan baru mengenai matahari.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Puncak Gunung Pico de Teide dianggap memiliki kondisi yang ideal untuk mengamati matahari

Fasilitas teleskop Gregor dibangun dengan biaya sekitar 10 juta Euro, diketinggian 2.400 meter dari permukaan laut, di Pico del Teide, gunung tertinggi di Spanyol. Cermin utama memiliki diameter 1,5 meter, menjadikannya sebagai yang terbesar di Eropa. Teleskop ini merupakan yang terbesar ke tiga di dunia.

Pemberian nama Gregor pada teleskop ini adalah untuk menghormati ahli matematika dan astronom Skotlandia James Gregory, perancang pertama teleskop reflektor.

Gregor dioperasikan oleh beberapa lembaga penelitian Jerman di bawah pimpinan Institut Kiepenheuer untuk Fisika Solar (KIS) di Freiburg. Juga turut terlibat dalam proyek penelitian adalah Institut Astrofisika Leibniz di Potsdam (AIP), Institut Astrofisika di Göttingen dan Max Planck Institut untuk Riset Tata Surya di Katlenburg-Lindau

“Matahari merupakan prototipe dari semua bintang,“ dikatakan pimpinan proyek penelitian Reiner Volkmer. “Jika kita dapat memahami matahari, maka kita dapat memahami bintang lain.“

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wapres Mesir Mundur, Tinggalkan Mursy Seorang Diri
Tulisan selanjutnya Kapan Lagi Kita Menyayangi Ibu?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?