Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Eropa Selidiki Mesin Pencari Google

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Januari 2013 09:08 9:08 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Januari 2013 09:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Regulator kompetisi Uni Eropa mengatakan bahwa mereka akan mendesak dilakukan pemeriksaan terhadap mesin pencari internet Google yang disinyalir merugikan pesaingnya, meskipun regulator di Amerika Serkat menyatakan Google bersih.

“Kami sudah mengkaji keputusan Komisi Perdagangan Federal (FTC), tetapi kami tidak melihal keputusan itu memiliki implikasi langsung terhadap penyelidikan kami, pembicaraan kami tentang Google dan apa yang sednag dilakukan,” kata Michael Jennings, seorang jurubicara untuk Komisi Eropa, dewan eksekutifnya Uni Eropa.

FTC Amerika Serikat itu berpendapat tidak ada cukup bukti untuk membuktikan kebiasan dalam mesin pencari Google sehingga kasusnya tidak perlu dilanjutkan.

Komisi Eropa sudah menyelidiki keluhan atas Google selama dua tahun terakhir.

Tuduhan yang ditujukan ke Google antara lain bahwa mesin pencari besutannya lebih mengutamakan hasil pencarian yang terkait dengan layanannya sendiri di dunia maya.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Google sudah mengajukan “pembelaan” informal ke Komisi Eropa bulan Juli 2012. Komisi tanggal 18 Desember 2012 memberikan kesempatan satu bulan kepada perusahaan raksasa internet itu untuk memperbaiki perincian penjelasannya dalam rangka menuntaskan penyelidikan tersebut.

Jika dianggap gagal menjawab keluhan-keluhan yang masuk dan dinyatakan bersalah, maka Google akan dikenai sanksi denda hingga 10% dari pemasukannya, atau sekitar US$4 milyar.

Sementara itu Microsoft, pemilik mesin pencari Bing, mengkritik keputusan FTC Amerika Serikat atas Google dengan menyebutnya “lemah” dan “menyusahkan.”

Dave Heiner, wakil presiden dan wakil dewan umum Microsoft mengeluh, “Kami dan banyak lainnya dirugikan terus-menerus dalam berkompetisi di pasar.”

Namun dia masih menaruh harapan, sebab lembaga pengawas persaingan pasar di luar Amerika Serikat masih menyelidiki kasus Google dan sudah menyatakan akan membuat keputusan setelah isu bias dan isu lainnya dalam mesin pencari Google benar-benar tuntas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kongres Kukuhkan Obama sebagai Pemenang Pemilu 2012
Tulisan selanjutnya Sekarang Negara Palestina, Bukan Otoritas Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?