Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Hidup Bersama Pasangan Mengurangi Risiko Dimensia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Desember 2017 16:35 4:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Desember 2017 16:34
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com–Menikah dan tinggal bersama pasangan yang lebih tua dapat menghindari risiko mengalami demensia dan penyakit.

Demensia adalah sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak, seperti berkurangnya daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir dan memahami sesuatu. Dimensia biasanya terjadi pada usia yang lebih tua. Jenis yang paling umum adalah penyakit Alzheimer.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of London College terhadap lebih dari 800.000 orang, hidup sendiri tanpa pasangan (lajang seumur hidup) dapat meningkatkan risiko peningkatan Alzheimer hingga mencapai 42 persen dibanding yang telah menikah, demikian penelitian uang diterbitkan Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry.

Saat menjadi janda setelah menikah lama juga membantu menurunkan presentase menjadi 20 persen.

Risiko yang lebih tinggi untuk orang yang belum menikah tetap ada bahkan setelah peneliti memperhitungkan kesehatan fisik seseorang, kata Dr Andrew Sommerlad, peneliti dan psikiater di University College London di Inggris, yang juga penulis utama makalah ini.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Baca: Menikah Ikut Kurangi Risiko Serangan Jantung?

Andrew Sommerland mengatakan ada banyak sumber dan studi yang menunjukkan manfaat pernikahan terhadap kesehatan masyarakat.

“Kami melakukan penelitian ini karena kami berpikir bahwa potensi manfaat kesehatan dari kehidupan perkawinan dapat berlanjut hingga menurunkan risiko demensia,” jelas Dr. Andrew Sommerlad dikutip CNN.

“Jadi, risiko demensia lebih rendah pada orang yang sudah menikah memang sudah diduga, namun kami kaget dengan kekuatan temuan kami. Semakin tingginya risiko demensia pada orang-orang yang belum menikah tetap ada, bahkan ketika kesehatan fisik juga diperhitungkan. Ini menunjukkan bahwa manfaat pernikahan lebih dari sekadar memperbaiki kesehatan fisik,” papar  Sommerland.

Orang-orang yang telah bercerai dan belum menemukan pasangan hidupnya kembali juga memiliki risiko lebih besar dengan kemungkinan meningkat 20 persen. Para peneliti dari Universitas College London meneliti temuan dari 15 penelitian terpisah yang semuanya melihat korelasi antara risiko demensia dan status perkawinan.

Sementara itu, seorang janda yang janda akibat kematian pasangan suami istri berisiko terkena penyakit Alzheimer karena depresi dan kesedihan kehilangan pasangan hidup.

Untuk melakukan penelitian lebih rinci, Sommerland dan timnya dari 15 penelitian sebelumnya melibatkan 812.000 orang dari belasan negara.

Mayoritas berasal dari Swedia dan beberapa negara lain seperti Prancis, Jerman, China, Jepang, Amerika Serikat dan Brasil.

Baca: Survey: Pernikahan Kurangi Risiko Kematian Kanker Prostat

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Neurology, Neuosurgery and Psychiatry juga mengklarifikasi bahwa penelitian yang dilakukan tidak seperti percobaan sains yang melibatkan tikus percobaan.

Di sisi lain, penelitian ini menggambarkan gaya hidup yang dipraktekkan dengan pasangan setelah menikah.

“Studi ini juga menggambarkan gaya hidup sehat, menjaga kesehatan fisik, diet dan olahraga, serta bersosialisasi dengan pasangan untuk memperbaiki kesehatannya,” kata Sommerland.

Secara global, sekitar 47 juta orang menderita demensia, dan ada hampir 10 juta kasus baru setiap tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, yang memberi peringkat demensia sebagai penyebab kematian ketujuh di seluruh dunia.

Penyakit Alzheimer dapat menyebabkan hingga 70% kasus tersebut, menurut WHO.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat) AS, Alzheimer mempengaruhi sekitar 5,4 juta orang Amerika, menjadikannya penyebab kematian keenam di antara semua orang dewasa dan penyebab utama kelima untuk mereka yang berusia 65 dan lebih tua.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Alzheimerdaya ingatDimensiajombloKesehatanlajangmenikahotakPasangan hidup
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim itu Bicara Baik atau Diam
Tulisan selanjutnya Tekun dan Bijak dalam Bekerja, Surga Imbalannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?