Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
KajianSejarah

Amerika Jatuhkan 46 Bom dalam Sehari ke Negara Lain Sejak 2001

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 September 2023 05:42 5:42 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 September 2023 06:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika mengklaim diri sebagai kampiun demokrasi. Tapi tahukan Anda berapa kejahatan yang dilakukan Amerika kepada negara lain?

Data mencatat Amerika Serikat (AS) dan sekutunya telah menjatuhkan rata-rata 46 bom per hari di negara lain sejak tahun 2001, menurut penelitian kelompok anti-perang CODEPINK.

Menurut penelitian Medea Benjamin dan Nicolas JS Davies, yang dipublikasikan di situs Common Dream pada Maret 2021, AS dan sekutunya telah menjatuhkan lebih dari 326.000 bom dan rudal sejak tahun 2001, termasuk 152.000 di Iraq dan Suriah.

Kesimpulan tersebut diambil terutama berdasarkan rilis resmi militer AS, serta data dari Biro Jurnalisme Investigasi, Proyek Data Yaman, dan New America Foundation, kata penelitian tersebut.

Xinhua melaporkan jumlah sebenarnya diperkirakan akan lebih tinggi setelah pemerintahan Presiden Donald Trump berhenti menerbitkan angka-angka dalam kampanye pengeboman tahun 2020.

Baca Juga

Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi

Selain itu, data tersebut juga belum mencakup bom atau rudal yang digunakan dalam serangan helikopter, serangan pesawat tempur AC-130, serangan dari pesawat pengebom AS, atau operasi kontra-pemberontakan atau kontra-terorisme di belahan dunia lain, kata penelitian tersebut.

“Amerika Serikat telah berperang hampir setiap tahun selama keberadaannya sebagai negara merdeka, berperang dalam 227 tahun dari 244 tahun sejarahnya,” bunyi pernyataan tersebut.

Masyarakat Amerika dan dunia hampir tidak tahu apa-apa tentang kematian dan kehancuran yang terus dilakukan para pemimpin Amerika, tambahnya.

Penelitian tersebut dipublikasikan setelah Angkatan Udara AS dilaporkan menjatuhkan tujuh bom seberat 500 pon di Suriah timur pada 25 Februari 2021, menewaskan 22 orang.

Para penulis penelitian tersebut mengatakan bahwa Presiden Joe Biden dengan bodohnya mencoba menggunakan serangan udara di Suriah sebagai tekanan terhadap Iran alih-alih kembali ke perjanjian nuklir Iran seperti yang dijanjikannya selama kampanye Pemilu.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa Biden tidak dapat mengembalikan rasa hormat dunia terhadap kepemimpinan AS atau dukungan publik terhadap kebijakan luar negerinya dengan terus menumpuk kebohongan, rahasia, dan kebrutalan.

Didirikan pada November 2002 oleh 100 perempuan, CODEPINK adalah organisasi akar rumput yang berupaya mengakhiri perang AS dan militerisme di dunia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatbom Amerikabom Iraqbom SuriahCODEPINKHeadlinekejahatan Amerika
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dosen Unpad Ini Berhasil Temukan Inovasi Plastik Mudah Terurai dari Limbah Cangkang Udang
Tulisan selanjutnya Kamerun Melarang TV Menayangkan Adegan Homoseksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Kajian

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

30 Juni 2026 22:36
Lentera Hidup

Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi

30 Juni 2026 10:26
Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?